Jelang Bulan Suci Ramadhan, Mantan Napiter Gaungkan Kamtibmas

Mantan napiter mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan jelang Bulan Suci Ramadhan dan mematuhi aturan pemerintah soal protokol kesehatan Covid-19

Mantan narapidana terorisme kasus bom bali II, Joko Suroso bersama tim Baintelkam Polri / Foto: Ist

Nusantaratv.com - Dalam menyambut bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah, mantan narapidana terorisme kasus bom bali II, Joko Suroso alias Joko Padang mengajak masyarakt diseluruh Indonesia khususnya wilayah Solo Raya untuk menjaga keamanan dan mematuhi peraturan pemerintah soal protokol kesehatan Covid-19.

Sejatinya, merebaknya wabah virus corona (Covid-19) di Tanah Air tercinta menjadi sebuah pukulan keras bagi kehidupan banyak orang di Indonesia.

Salah satunya, dampak virus ini menghantam perekonomian dan membuat banyak pengusaha harus gulung tikar. PHK dan pengurangan karyawan pun terjadi dimana-mana yang akhirnya membuat jumlah pengangguran di Indonesia pun semakin bertambah.

Pemerintah juga terus berkerja keras dengan berbagai cara untuk bisa menjinakan virus asal Wuhan, China tersebut dengan menggaungkan program 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas serta vaksinasi untuk masyarakat Indonesia.

Baca juga: Eks Anak Buah Noerdin M. Top Kecam Aksi Bomber di Gereja Katedral Makassar

Namun, fokus pemerintah saat ini harus terbagi dua. Selain mencari cara dalam menjinakan virus Covid-19, Pemerintah juga harus memberantas para teroris yang kembali hadir di Tanah Air.

Baru-baru ini, ancaman dari para teroris kembali terjadi lewat aksi bom bunuh diri yang dilakukan pasutri di Gereja Katedral, Makassar dan dilanjutkan dengan penyerangan di Mabes Polri.

Tentunya hal ini sangat mengganggu Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam menyambut bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

Bahkan, aksi tersebut mendapat kecaman dari Joko Suroso alias Joko Padang yang merupakan mantan narapidana terorisme kasus bom bali II dan juga terlibat menyembunyikan gembong teroris Noordin M. Top.

Sebagai mantan teroris yang sudah kembali kepelukan NKRI, bersama Tim Baintelkam Polri dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, Joko Suroso juga mengajak seluruh masyarakat khususnya wilayah Solo Raya untuk menjaga kondisufitas dalam menyambut bulan suci ramadhan.

"Saya mengutuk keras pelaku bom di gereja katedral makassar dan penyerangan di Mabes Polri karena itu perbuatan yang salah dan perbuatan yang tidak dibenarkan oleh agama. Untuk itu, saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat khususnya wilayah Solo Raya untuk menjaga kondisufitas dalam menyambut bulan suci ramadhan," kata Joko, Minggu (4/4/2021).

Selain itu, Joko juga mengajak kepada masyarkat untuk mendukung program pemerintah dalam menjinakan virus corona (Covid-19) dari Tanah Air tercinta.

"Saya juga mengajak masyarkat dengan mendukung program pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan 5M seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas kepada seluruh masyarakat khususnya wilayah Solo Raya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Tim Baintelkam Polri, Kompol Buntoro juga mendorong para mantan napiter untuk bekerjasama dalam menciptakan situasi Kamtibmas jelang bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

"Dalam silaturahmi ini tim Baintelkam Polri mendorong para eks napiter bekerjasama dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif khususnya di Solo Raya. Salahsatunya, menjaga keamanan dan selalu menggaungkan protokol kesehatan serta mendukung kebijakan pemerintah di masa pandemi Covid 19," ujarnya.

Untuk diketahui, setelah kembali kepelukan NKRI, Joko Suroso saat ini fokus menggeluti usaha kebun hidroponik jenis melon di daerah Cilomadu Kota Solo yang ia kelola bersama mantan Napiter lainnya seperti Agung Jati (eks Napiter bom pasar kliwon), Nanang Irawan (eks napiter bom masjid polres Cirebon), Hari Nobita (eks Napiter masjid polres Cirebon), Sumarno (eks Napiter bom candi resto solo baru), Hasan Rosyid (eks Napiter polresta Surakarta) dan Andri Kurniawan (eks Napi Pok MIT).

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK