Soal Surat Panggilan untuk Kapolri, KPK : Itu Hoaks

Saya Nyatakan Itu Hoaks Dan Direktorat Tindak Pidana Siber Polri Akan Mencari Siapa Yang Menyebarkan Dan Membuat
Soal Surat Panggilan untuk Kapolri, KPK : Itu Hoaks
Soal Surat Panggilan untuk Kapolri, KPK : Itu Hoaks

Jakarta, Nusantaratv.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan bahwa surat panggilan terhadap Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian guna diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengujian Undang-Undang (UU) Peternakan dan Kesehatan Hewan di Mahkamah Konstitusi (MK) adalah palsu atau hoaks.

"Ini surat palsu," kata Agus Rahardjo, Ketua KPK dikonfirmasi pada Jumat (26/10), soal surat panggilan yang beredar di media sosial.

Selanjutnya kata Agus, KPK dan Polri akan menelusuri siapa pelaku penyebar kabar dusta alias hoaks pemanggilan Tito tersebut yang diduga akan atau berpotensi membenturkan KPK dengan Polri. "KPK dan Polri akan bekerja sama ungkap surat palsu yang adu domba Aparat Penegak Hukum," ujar Agus.

Sama halnya dengan KPK, Polri juga menyampaikan bahwa surat panggilan terhadap Tito sebagai tersangka adalah palsu. Dan sedang mencari pelaku yang membuat dan menyebarkannya.

"Saya nyatakan itu hoaks dan Direktorat Tindak Pidana Siber Polri akan mencari siapa yang menyebarkan dan membuat," kata Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Setyo Wasisto, Kepala Divisi Humas Polri kepada wartawan.

Setyo menjelaskan, surat panggilan yang beredar tersebut juga terdapat banyak kekeliruan. Menurutnya, surat pemanggilan tersebut mempunyai kode atau ciri-ciri tersendiri.

"Ada kode tersendiri bagi yang lain mungkin tidak pernah diperhatikan. Tapi bagi yang membuat, itu catatan penting. Itu untuk identifikasi [palsu] gampang sekali," ujarnya.

Salah satu kekeliruan yang tertera dalam surat panggilan palsu itu, kata Setyo, soal tanggal pembuatan yang tertulis 29 Oktober 2018 atau mendahului, padahal hari ini baru 26 Oktober 2018.

"Itu satu saja sudah terbukti hoaks. Tidak usah yang lain-lain karena tidak pernah terjadi membuat tanggal itu untuk nanti, itu tidak mungkin. Hari ini ya tanggalnya hari ini," ujarnya. (Cal)

Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0