Israel Tegaskan Bakal Berikan Pukulan Telak untuk Menghukum Hamas

Setelah Israel membuka pos perlintasan Kerem Shalom. konvoi 130 truk bantuan kemanusiaan dari berbagai lembaga bantuan. Termasuk yang berafiliasi dengan Perserikatan...

Anggota Hamas dan warga Palestina melakukan pawai usai terjadinya kesepakatan gencatan senjata dengan Israel/ist

Gaza City, Nusantara TV-Ratusan anggota Hamas melakukan pawai militer di Kota Gaza usai pengumuman kesepakatan gencatan senjata dengan Israel pada Sabtu (22/5/2021). Pawai klaim kemenangan ini turut dihadiri pimpinan tertinggi Hamas di Gaza, Yehiyeh Sinwar. 

Sambil mengacungkan senjata serbu ke udara, rombongan pawai melewati tenda duka untuk Bassem Issa, seorang komandan senior yang tewas dalam pertempuran selama 11 hari antara Israel dan Hamas. Sinwar memberikan penghormatan terhadap Issa.

Dalam serangan itu Israel mengebom rumah Sinwar tokoh-tokoh senior Hamas lainnya. Israel menyatakan serangan tersebut adalah bagian dari serangan ke lokasi infrastruktur militer Hamas. 

Bahkan, Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz, menegaskan Israel akan memberikan pukulan telak untuk menghukum Hamas, dan tokoh-tokoh utama Hamas tetap menjadi target.

Baca juga: Gencatan Senjata, Utusan AS Temui Menlu Israel-Palestina

Pada hari yang sama, setelah Israel membuka pos perlintasan Kerem Shalom. konvoi 130 truk bantuan kemanusiaan dari berbagai lembaga bantuan. Termasuk yang berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), telah berdatangan dengan membawa barang-barang kebutuhan medis, pangan, dan bahan bakar ke Gaza.

"Lebih dari 100.000 orang terpaksa mengungsi dari rumah-rumah mereka di Gaza, yang dikuasai kelompok Hamas, dan hampir 800.000 orang kini tidak memiliki akses ke air bersih," ungkap badan PBB urusan anak-anak, UNICEF dikutip dari detik, Minggu (23/5/2021).

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Palestina mengatakan ada 769 unit perumahan dan komersial tidak dapat dihuni, sedikitnya 1.042 unit di 258 bangunan hancur dan lebih dari 14.500 unit mengalami kerusakan ringan.

Kementerian Kesehatan Palestina menambahkan akibat aksi saling serang Israel dan Hamas, sedikitnya 248 warga Palestina tewas, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, dengan 1.910 orang terluka. Sementara di Israel, 12 orang tewas, termasuk seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dan seorang gadis berusia 16 tahun.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK