Siap-siap! Tarif Tol Jagorawi Bakal Naik

Tol dalam kota Jakarta juga akan mengalami penyesuaian
Siap-siap! Tarif Tol Jagorawi Bakal Naik
Tol Jagorawi. (Liputan6.com)

Jakarta, Nusantaratv.com - Tarif jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) dan tol dalam kota Jakarta segera mengalami penyesuaian atau kenaikan. Kenaikan tarif dua ruas tol punya Jasa Marga ini menyusul tol Jakarta-Tangerang (integrasi Tangerang Merak), yang lebih dulu mengalami penyesuaian akhir pekan lalu.

Baca juga: Kepercayaan Masyarakat Terhadap Jokowi Tahun Ini Paling Tinggi 

Menurut Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru, kedua ruas tol ini termasuk pipeline ruas tol milik Jasa Marga yang akan mengalami penyesuaian hingga akhir 2019. Di samping kedua ruas itu, ada pula beberapa ruas tol lainnya di luar Jabodetabek yang akan alami penyesuaian.

"Ada Belmera (Belawan-Medan-Tanjung Morawa), Palikanci (Palimanan-Kanci), Surgem (Surabaya-Gempol)" ujar Dwimawan di Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Yang paling dekat bakal mengalami penyesuaian ialah tol Jagorawi. Tol tersebut terakhir kali mengalami penyesuaian tarif pada Agustus 2017. 

"Kita memang berharap dalam waktu dekat Jagorawi. Harusnya kan Agustus. Kita masih tunggu PUPR," jelasnya.

Penyesuaian tarif, sesuai dengan ketetapan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Penyesuaian tarif dilakukan setiap dua tahun sekali sesuai dengan isi perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) yang sudah ditandatangani.

Pada PPJT, badan usaha diberikan konsesi pengusahaan jalan tol dalam jangka waktu tertentu untuk memenuhi pengembalian dana investasi dan keuntungan yang wajar bagi usaha jalan tol, seperti diatur dalam Pasal 50 ayat (3) Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Kepastian tarif tol, menjadi salah satu faktor penentu bagi kelayakan usaha dan keberhasilan proyek Kerjasama Pemerintah dengan Swasta (KPS) dalam rangka mempercepat perwujudan jaringan jalan bebas hambatan sebagai bagian dari jaringan jalan nasional tadi.

Tarif tol dihitung berdasarkan tiga hal, yakni kemampuan bayar pengguna jalan, besar keuntungan biaya operasi kendaraan (BKBOK) dan kelayakan investasi. Hal ini tertera di Pasal 48 ayat (1) Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali oleh BPJT berdasarkan tarif lama yang disesuaikan dengan pengaruh inflasi sesuai dengan formula, tarif lama dikali 1 ditambah inflasi selama dua tahun terakhir. (Detik) 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0