Peluang Indonesia Merambah Pasar Fesyen Muslim Dunia

Kemenperin Dorong Industri Tangkap Peluang Pasar Fesyen Muslim Dunia
Peluang Indonesia Merambah Pasar Fesyen Muslim Dunia
Dirjen IKMA Kemenperin, Wibawaningsih pada acara Modest Fashion Project/ Kemenperin

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya mewujudkan Indonesia menjadi salah satu pusat fesyen muslim dunia pada tahun 2020. Upaya tersebut dilakukan dengan menangkap peluang pasar produk fesyen muslim dunia yang dalam satu dekade terakhir mengalami pertumbuhan cukup signifikan.

"The State of Global Islamic Economic menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan pertumbuhan industri fesyen muslim terbaik kedua di dunia setelah Uni Emirat Arab. Hal ini tentunya menjadi prestasi yang membanggakan bagi kita semua," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Hidupkan Kembali Peran Koperasi Melalui Industri Kreatif

Masih berdasarkan data The State of Global Islamic Economic Report, pada 2019 konsumsi fesyen muslim dunia mencapai 270 miliar dolar AS, kemudian pada tahun 2022 diproyeksikan meningkat menjadi 373 miliar dolar AS. Hal tersebut menunjukkan bahwa industri fesyen nasional memiliki peluang besar di pasar internasional dan harus dioptimalkan.

Gati menyampaikan bahwa fesyen muslim berkontribusi terhadap ekspor produk fesyen yang sampai dengan September 2019 nilainya mencapai 9,2 Miliar dolar AS. Jumlah tersebut merupakan 9,8% dari total ekspor industri pengolahan.

Sementara itu, untuk pasar domestik, konsumsi produk fesyen muslim mencapai USD20 miliar dengan laju pertumbuhan rata-rata 18,2%. 

"Besarnya peluang pasar ini tentunya harus dimanfaatkan oleh industri fesyen Tanah Air," jelas Gati.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0