Menperin Bidik Investasi 5 Miliar Dolar AS dari Jepang dan Korsel

Menperin Incar Investasi 5 Miliar Dolar AS dari Jepang dan Korsel
Menperin Bidik Investasi 5 Miliar Dolar AS dari Jepang dan Korsel
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan kunjungan kerja di Jepang/ Kemenperin

Tokyo, Nusantaratv.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan investasi di sektor industri manufaktur, terutama yang menjadi prioritas dalam Making Indonesia 4.0. Adapun dua negara yang dianggap potensial untuk ditarik modalnya ke Tanah Air, yakni Jepang dan Korea Selatan (Korsel).

"Potensi investasi yang begitu besar dari Jepang dan Korsel harus dikawal, sehingga mereka nyaman dan ini harus dilakukan dengan cepat, karena kecepatan ini yang diinginkan Bapak Presiden Joko Widodo," ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita saat melakukan kunjungan kerja di Tokyo, Jepang, Senin (18/11/2019).

Menperin menuturkan, peluang investasi yang dibidik dalam kunjungan kerjanya ke Jepang dan Korsel adalah industri otomotif, baja, dan kimia. Oleh karena itu, dalam lawatannya, Menperin diagendakan untuk melakukan one on one meeting dengan sejumlah jajaran direksi dari perusahaan-perusahaan ternama kedua negara tersebut.

Menurut Menperin, pada kesempatan itu sekaligus untuk menjadi momen memperkenalkan diri sebagai Menperin yang baru, serta mendengar langsung aspirasi dari pelaku industri global, sehingga bisa menjadi salah satu masukan dalam merumuskan arah kebijakan pemintah guna mendorong pengembangan industri di Tanah Air.

Baca Juga: Neraca Perdagangan Oktober 2019 Surplus

"Dalam hal ini kami bantu, dan memberikan asistensi agar industri nyaman ketika membawa investasinya masuk," kata Menperin.

Dalam lawatan ke Jepang dan Korsel, Kemenperin juga terus mendorong investasi baru dari industri-industri kedua negara tersebut. 

"Kami coba bicara dengan beberapa prinsipal untuk melakukan pengembangan jenis produk baru. Kemudian misalnya di Korsel ada perusahaan besar, nomor tiga di Korsel, tapi belum punya kegiatan produksi di Indonesia. Ini yang akan kami dorong," jelas Menperin.

Komitmen investasi yang dikawal dari lawatan ke Jepang dan Korea Selatan ini diperkirakan mencapai lebih dari 5 miliar dolar AS. Angka itu di antaranya berasal dari rencana investasi Lotte Chemical sebesar 3,5 miliar dolar AS untuk membangun pabrik baru petrokimia di Cilegon, Banten. Selain itu sekitar 200 juta dolar AS dari Nippon Shokubai yang berniat membangun pabrik baru dan perluasan pabrik acrylic acid.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0