Kini Pemerintah Tengah Fokus Kembangkan Kendaraan Listrik :: Nusantaratv.com

Kini Pemerintah Tengah Fokus Kembangkan Kendaraan Listrik

Perkuat Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Fokus Kembangkan Kendaraan Listrik
Kini Pemerintah Tengah Fokus Kembangkan Kendaraan Listrik
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menjajal mobil listrik/ Kemenko Perekonomian

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah terus menjaga kinerja perdagangan internasional sekaligus memperkuat permintaan domestik, mengingat kondisi perekonomian Indonesia yang diproyeksikan masih akan melalui beberapa tantangan, baik secara global maupun domestik.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, pertama pemerintah tetap fokus meningkatkan ekspor dengan merevitalisasi industri manufaktur, yang diharapkan dapat meningkatkan diversifikasi, nilai tambah dan daya saing dari produk ekspor non-komoditas.

Kedua, pemerintah memperkuat investasi, yang pertumbuhannya ditargetkan lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi. Untuk mencapai target ini, investasi asing dan domestik harus didorong melalui berbagai kebijakan yang menimbulkan kemudahan berinvestasi di negara ini, termasuk relaksasi Daftar Negatif Investasi (DNI), program fasilitasi investasi, pemberian tax holiday, peningkatan performa Ease of Doing Business (EoDB), serta penyusunan Omnibus Law untuk membangun ekosistem investasi.

Kemudian, yang ketiga yaitu pemerintah mempersiapkan rencana pembangunan jangka menengah yang mengedepankan transformasi struktur ekonomi. Transformasi tersebut fokus memperbaiki sektor industri manufaktur, mendorong ekspor, menjaga impor, serta menciptakan lapangan kerja baru. Pasalnya, hal ini merupakan solusi penting untuk mengatasi jebakan pendapatan kelas menengah, agar Indonesia mampu menjadi negara berpendapatan tinggi.

Baca Juga: Kini Ngecas Mobil Listrik Hanya 20 Menit Saja

"Untuk memajukan industri manufaktur, Indonesia telah berkomitmen mempercepat implementasi Revolusi Industri 4.0. Kami percaya dengan mempercepat itu, maka akan berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja, daya saing global dan market shareekspor dunia," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Hotel The Westin, Jakarta, (12/11/2019).

Pada tahap awal, fokus Indonesia lebih kepada lima sektor industri, yang salah satunya adalah industri otomotif. Pemerintah sedang berusaha membuka pasar baru dan membentuk supply chain yang kuat untuk industri otomotif ini. Dengan disokong oleh pasar domestik yang kuat dan investasi dari perusahaan-perusahaan otomotif ternama, Indonesia sedang berada dalam jalurnya untuk menjadi negara produsen mobil terbesar di ASEAN.

"Saat ini, Indonesia merupakan eksportir otomotif kedua terbesar di ASEAN. Maka itu, kami sadar akan adanya tantangan tertentu di industri ini, karena produksi kendaraan masih sangat bergantung kepada impor bahan mentah, seperti logam, bahan kimia, juga komponen eletronik lainnya," kata Menko Perekonomian.

Adapun jumlah total kendaraan listrik di pasar global pada 2018 adalah sekitar 2 juta unit, dan Indonesia sangat bertekad menjadi bagian dari pasar kendaraan listrik tersebut. Di 2025, ditargetkan sebanyak 20% mobil yang beroperasi di Indonesia adalah mobil listrik. Maka itu, Indonesia akan fokus mengembangkan industri kendaraan listrik.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0