Kapasitas Take Off Landing Bandara Soekarno-Hatta Bertambah Jadi Ratusan

Pemerintah melalui Menhub menjelaskan bahwa dengan rampungnya Runway 3 Bandara Soetta, membuat jumlah take off landing bandara meningkat dari 81 menjadi 114.
Kapasitas Take Off Landing Bandara Soekarno-Hatta Bertambah Jadi Ratusan
Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang/ Istimewa

Tangerang, Nusantaratv.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai, dioperasikannya Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta pada bulan Agustus akan menjadi kado spesial di hari Kemerdekaan Indonesia.

Menhub menyebutkan bahwa dengan adanya Runway 3 ini dapat membuat kapasitas take off landing bertambah dari 81 menjadi 114 take off landing. Saat ini Runway 3 memiliki panjang 2500 meter, namun akan bertambah hingga 3000 meter sampai Bulan November 2019.

“Sekarang kemampuan dari Soetta, satu jam itu kira-kira 81 take off-landing. Dengan kapasitas itu, memang kita belum bisa membuat kecepatan jadi lebih baik. Oleh karenanya kita diamanahkan untuk membangun Runway 3 dengan harapan bisa akan tambah menjadi 114 take off-landing. Jadi ada peningkatan level of service-nya, ” kata Menhub di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (21/7/2019).

Jika Runway sepanjang 3000 meter telah rampung, menurut Menhub, akan dapat menambah lagi kapasitas take off-landing hingga 40 persen.

“Sekarang ini 2500 meter yang telah rampung dan bisa segera digunakan. Nanti kita akan laporkan kepada Pak Presiden. Dalam waktu Bulan September atau Oktober sudah menjadi 3000 meter dan naik menjadi 40 persen itu bisa diilustrasikan kira-kira menjadi 100 juta penumpang per tahunnya,” kata Menhub.

Dalam peninjauan tersebut, Menhub sempat menyaksikan test proper flight dari pesawat kalibrasi. Menhub juga sempat berbincang kepada pilot pesawat tersebut untuk mendapatkan input untuk perbaikan Runway 3.

“Ini tadi bukan penerbangan pertama tapi penerbangan test proper flight atau tes Runaway 3 ini. Tadi pilot pesawat kalibrasi Capt. Iwan menyatakan clear, tidak ada masalah, jadi secara teknis ini sudah bisa dipertanggung jawabkan,” ungkap Menhub.