Indonesia-Korsel Kembangkan Peluang Industri Kreatif

Peluang Tumbuhkan Ekonomi, RI-Korea Bersinergi Kembangkan Industri Kreatif
Indonesia-Korsel Kembangkan Peluang Industri Kreatif
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita/ Kemenperin

Jakarta, Nusantaratv.com - Indonesia dan Korea Selatan berpeluang untuk menjalin kerja sama dalam upaya pengembangan industri kreatif. Langkah sinergi ini menjadi sebuah lompatan besar guna memacu pertumbuhan ekonomi kedua negara.

"Kementerian Perindustrian bertekad untuk semakin meningkatkan jumlah wirausaha, terutama di sektor industri kreatif. Upaya ini merebut peluang adanya momentum bonus demografi dan membawa efek ganda bagi kontribusi positif terhadap perekonomian nasional," ujar Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Pada tahun 2018, industri kreatif mampu memberikan kontribusi signfikan terhadap PDB nasional, dengan diperkirakan mencapai Rp 1.000 triliun. Adapun tiga subsektor yang memberikan sumbangsih besar terhadap ekonomi kreatif tersebut, yakni industri kuliner sebesar 41,69%, disusul industri fesyen 18,15%, dan industri kriya 15,70%.

Baca Juga: Limbah Kayu Sengon Diminati Korea Selatan

Menperin menyampaikan, Presiden Joko Widodo menilai bahwa ekonomi masa depan adalah industri kreatif dan digital. Hal itu dilontarkan Kepala Negara ketika menghadiri forum ASEAN-Republic of Korea (RoK) CEO Summit di Busan Exhibition and Convention Center (BEXCO), beberapa waktu lalu.

"Guna menumbuhkan industri kreatif yang kompetitif, tentunya perlu didukung dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Untuk itu, Bapak Presiden Joko Widodo mengingatkan pentingnya revitalisasi pendidikan melalui program link and match dengan dunia industri," kata Menperin.

Menperin mengungkapkan, upaya konkret yang telah dilakukan Kemenperin untuk mendorong tumbuhnya wirausaha muda khususnya para pegiat industri kreatif, antara lain memfasilitasi dengan kegiatan pendidikan dan pelatihan.

"Misalnya, sejak tahun 2015, kami rutin menyelenggarakan Diklat animasi, programming, dan desain grafis di Bali Creative Industry Center (BCIC) yang dikelola oleh Balai Diklat Industri (BDI) Denpasar," ungkap Menperin



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0