Indonesia Dinobatkan sebagai Negara Paling Dermawan di Dunia

Dalam laporan World Giving Index (WGI) yang dikeluarkan CAF, pada tahun 2020, disebutkan dari 10 orang Indonesia 8 di antaranya mendonasikan uang mereka.

Bendera Merah Putih/ist

Jakarta, Nusantara TV-Indonesia dinobatkan sebagai negara paling dermawan  di dunia oleh organisasi amal Charities Aid Foundation. Dalam laporan World Giving Indeks (WGI) 2021 yang dirilis Senin (14/6), Indonesia mendapatkan skor indeks keseluruhan 69 persen.
Skor tersebut naik dari 59 persen pada indeks tahunan terakhir yang dikeluarkan pada 2018. Menurut laporan WGI, Indonesia menempati peringkat teratas dalam partisipasi memberikan sumbangan uang.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai lembaga yang mengumpulkan zakat dari masyarakat Indonesiamenyambut baik predikat tersebut.  Ketua BAZNAS Prof. Dr. KH. Noor Achmad menyatakan predikat tersebut menunjukkan masyarakat Indonesia memiliki kepedulian tinggi.

"Terima kasih para muzaki dan donatur, amilin-amilat BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) serta para penggerak filantropi Indonesia. Ini kebanggaan kita semua, dunia mengakui bangsa kita memiliki budaya filantropi yang telah mengakar dan membumi. Mari semakin kita gencarkan Gerakan Cinta Zakat," ungkap Achmad dikutip dari detik, Rabu (16/6/2021).

Menurut Achmad kedermawanan dapat menolong sesama masyarakat yang berada dalam kemiskinan. Dikatakan, kebijakan pemerintah dan kedermawanan merupakan dua hal yang dapat membantu kesejahteraan masyarakat.

"Justru kedermawanan ini dapat terlihat dari kondisi masyarakat. Bisa jadi masyarakat menjadi dermawan karena banyaknya problem-problem kemiskinan. Kedermawanan ini juga yang membuat Indonesia bisa bertahan dari hal-hal seperti masalah ekonomi, sosial dan sebagainya," papar Achmad.

Achmad berpandangan pengentasan kemiskinan juga perlu ditopang oleh kebijakan yang tepat dan kerja sama dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dengan ikut berpartisipasi, membumikan dan mengimplementasikan 'Gerakan Cinta Zakat'. 

Baca juga: Baznas Harus Bangun Kepercayaan Masyarakat untuk Bersedekah

Data dari WIG, beber Achmad, menunjukkan donasi berbasis keagamaan (khususnya zakat, infak dan sedekah) menjadi penggerak utama kegiatan filantropi di Indonesia di masa pandemi.

"Pencapaian ini juga ditopang langsung oleh banyak organisasi pengelola zakat di Indonesia, yakni dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), lembaga amil zakat (LAZ) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Peran filantropi semakin nyata dan semakin meluas di berbagai negara," ujar Achmad.

Sementara itu, dalam laporan World Giving Index (WGI) yang dikeluarkan CAF, pada tahun 2020, disebutkan dari 10 orang Indonesia 8 di antaranya mendonasikan uang mereka.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK