Hyundai Lanjutkan Produksi Pabrik di Korsel

Kekurangan Suku Cadang Chip Semikonduktor Terus Mempengaruhi Produksi Hyundai.

Ilustrasi Hyundai. (Istimewa)

Nusantaratv.com -  Hyundai Motor Co., mengatakan pada Kamis (17/6/2021), mereka telah melanjutkan operasi pabrik di Korea Selatan (Korsel) menyusul penangguhan satu hari karena krisis chip semikonduktor.

Hyundai menghentikan pabrik Asan, yang memproduksi sedan Grandeur, pada Rabu (16/6/2021), yang menyebabkan kerugian produksi sebesar 1.027 unit kendaraan, kata perusahaan itu dalam pengajuan peraturan.

Perusahaan telah menghentikan sementara beberapa pabrik domestiknya karena kekurangan chip semikonduktor, seperti dikutip dari kantor berita Yonhap, Kamis (17/6/2021).

Diketahui, Hyundai memiliki tujuh pabrik domestik, yakni lima di Ulsan, satu di Asan dan satu di Jeonju. 

Perusahaan juga memiliki 10 pabrik di luar negeri, yakni empat di China dan masing-masing satu di Amerika Serikat (AS), Republik Ceko, Turki, Rusia, India, dan Brasil. Sedangkan kapasitas gabungan mereka mencapai 5,5 unit juta kendaraan.

Di luar negeri, Hyundai mengatakan akan menghentikan pabrik Alabama selama tiga pekan mulai dari 14 Juni hingga 11 Juli mendatang karena kekurangan chip semikonduktor, selain juga melakukan pemeliharaan pabrik.

Bulan lalu, perusahaan menghentikan pabriknya di India selama lima hari mulai 25 Mei, karena dua pekerja di pabrik Tamil Nadu terinfeksi Covid-19 dan beberapa pekerja melakukan aksi duduk di pabrik pada 24 Mei di tengah meningkatnya kekhawatiran akan virus mematikan itu di kalangan pekerja. 

Dalam beberapa pekan terakhir, kekurangan suku cadang chip semikonduktor terus mempengaruhi produksi Hyundai dan produsen mobil lainnya di AS dan pasar lainnya.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK