UU KPK Direvisi, Moeldoko: Jokowi Tetap Komitmen Terhadap Pemberantasan Korupsi

Moeldoko tegaskan Jokowi tetap komitmen akan pemberantasan korupsi
UU KPK Direvisi, Moeldoko: Jokowi Tetap Komitmen Terhadap Pemberantasan Korupsi
Presiden Jokowi

Jakarta, Nusantaratv.com - DPR telah mengesahkan Undang-undang KPK hasil revisi dalam sidang paripurna, Selasa (17/9/2019). Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai pengesahan tersebut sudah final, sehingga tidak dapat diganggu gugat.

"Ya saya pikir ini sudah final ya, apa yang dihasilkan oleh DPR dalam sebuah proses panjang untuk melakukan revisi UU KPK. Jadi walau apa itu, kritik dan masukan dan seterusnya pada akhirnya revisi sekarang ini sudah selesai," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/9/2019). 

Ia meminta masyarakat menghargai produk hukum yang dihasilkan pemerintah. Moeldoko pun menyebut direvisinya UU KPK, tak mengubah komitmen Presiden Jokowi terhadap pemberantasan korupsi. Atas itu, ia meminta tak ada penilaian menyudutkan Jokowi.

"Yang paling penting lagi adalah ingin saya tegaskan adalah Pak Jokowi selaku presiden sama sekali tidak ada niatan dan sama sekali tidak ingin mencoba untuk melakukan perubahan atas komitmennya untuk memberantas korupsi," jelasnya. 

Moeldoko mengatakan, UU KPK sudah ada sejak 17 tahun lalu. Sehingga dalam perjalannya harus diberikan masukan dari berbagai pihak. Bukan hanya pemerintah dan DPR, tapi juga dari lapisan masyarakat.

"Untuk itulah DPR menampung berbagai aspirasi itu. Sebagai bentuk wujud akumulatif dari semua itu adalah proses politik berakhir dan inisiasi dilakukan di DPR untuk direvisi," tutur Moeldoko.

Adapun salah satu bukti komitmen Jokowi menurut Moeldoko, adalah adanya koreksi dari pemerintah terhadap revisi UU KPK. Jika berniat melemahkan lembaga antirasuah, kata dia tak mungkin Presiden melakukan koreksi. 

"Kalau pemerintah tidak berkomitmen mungkin tidak banyak koreksi. Buktinya banyak koreksi pemerintah untuk memberikan masukan, revisi itu. Jadi ini sebuah bukti nyata dari situ, pak Jokowi muncul sikap komitmennya enggak berubah," tandas mantan Panglima TNI.