Nemu Kunci Truk Malah Ditangkap Polisi, Kok Bisa?

Peristiwa bermula dari ditemukannya sebuah kunci truk Mitsubishi oleh sopir taksi
Nemu Kunci Truk Malah Ditangkap Polisi, Kok Bisa?
Konferensi pers Polda Metro Jaya terkait penangkapan pencuri truk

Jakarta, Nusantaratv.com - Lima pria pencuri truk dan penadah, diringkus polisi dari Subdit Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pekan lalu. Pelaku berinisial SR, D, AU, AK dan AH.

Baca juga: Akhirnya! Kabid Humas Polda Metro Jaya Jadi Jenderal 

Kasus berawal dari ditemukannya kunci mobil truk berlogo Mitsubishi yang jatuh di wilayah Ciracas, Jakarta Timur. Kunci ditemukan SR, yang berprofesi sopir taksi. 

"Dari temuan kunci itu, SR lalu mencoba kunci itu ke sejumlah mobil truk yang diparkir tak jauh dari kunci kendaraan ditemukan di Ciracas, Jakarta Timur," ujar
Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya, AKBP I Gede Nyeneng dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (12/11/2019).

SR akhirnya berhasil mendapatkan truk yang tepat dengan kunci kendaraan yang ia temukan. Lalu timbul niat jahat SR untuk melarikan truk.

"Kemudian truk dibawa oleh SR ke wilayah Sukabumi dan dijual kepada tersangka D di Sukabumi. D ini juga sudah kami amankan. Truk dijual SR ke D seharga Rp 23 Juta tanpa dilengkapi dengan surat kendaraan yang sah, baik itu STNK maupun BPKB," jelas Gede.

D selanjutnya menjual kembali truk Mitsubishi bernomor polisi F 8927 WA itu. Ia mencari pembeli di Sukabumi. 

Tapi rupanya sulit mendapat pembeli truk, sehingga D meminta tolong dicarikan pembeli ke tersangka AU dan AK. 

Hasilnya didapat calon pembeli truk warga Jakarta.

"Sehingga AU dan AK yang ada di Jakarta meminta tolong kepada tersangka AH untuk mengambil truk itu ke Sukabumi dan dibawa ke Jakarta," tutur Gede.

AH kemudian berangkat ke Sukabumi menggunakan taksi, yang disewa. Taksi tersebut kini dijadikan barang bukti aksi kejahatan. 

"Dengan menggunakan taksi itu AH sampai ke Sukabumi dan bertemu D. AH lalu membawa truk ke Jakarta untuk dipertemukan kepada calon pembeli. Harga yang disepakati calon pembeli dengan D adalah seharga Rp 25 juta," papar Gede.

Pada saat transaksi jual-beli truk, polisi yang telah memantau, langsung membekuk AH dan diamankan petugas ke Mapolda Metro Jaya.

Para tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan Pasal 480 KUHP tentang penadahan serta pasal pertolongan jahat. 

"Dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara," tandas Gede.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0