Jaksa Siap Adili Penolak Jenazah Perawat Korban Corona :: Nusantaratv.com

Jaksa Siap Adili Penolak Jenazah Perawat Korban Corona

Berkas dinyatakan telah lengkap
Jaksa Siap Adili Penolak Jenazah Perawat Korban Corona
Pemakaman standar covid-19. (Net)

Semarang, Nusantaratv.com - Berkas perkara tiga tersangka penolak pemakaman jenazah perawat korban virus corona telah diterima Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang. Berkas dinilai telah lengkap, sehingga persidangan tersangka yang berinisial THP, BSS dan ST siap digelar. 

Baca juga: Jakarta Paling Banyak yang Tertular Corona, NTT Cuma 1 Orang 

"Tersangka siap dibawa ke persidangan," ujar Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang, Rahmat Wibisono, Minggu (26/4/2020).

Polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 212 dan 214 KUHP tentang ancaman dan pemaksaan serta UU Nomor 4 tahun 1984 tentang penanggulangan wabah. Atas perbuatannya para tersangka terancam pidana kurungan 7 tahun penjara.

Sementara, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Budhi Haryanto mengatakan penangkapan tersangka merupakan bentuk ketegasan hukum sekaligus pemberian efek jera agar kejadian yang serupa tak terulang di kemudian hari. 

"Kita berharap semua berhenti terhadap penolakan pemakaman jenazah terinfeksi corona. Semua pastinya sudah dilakukan sesuai protokol kesehatan," kata Budhi.

Sebelumnya, pemakaman jenazah perawat RSUP Kariadi Semarang Nuria Kurniasih, ditolak ketua RT dan warga sekitar TPU Sewakul, Ungaran, Kabupaten Semarang pada 9 April 2020 lalu. Peristiwa penolakan ini viral di media sosial sehingga mengundang kecaman publik.

Setelah sempat meminta maaf, polisi akhirnya menangkap tiga orang yang dianggap bertanggung jawab atas penolakan tersebut. Antara lain THP (31) selaku ketua RT, serta dua warganya, BSS (54) dan S (60). 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0