Empat Copet CFD yang Viral Ditangkap, 2 Ada di Sel

Peristiwa ternyata terjadi pada 2015 silam
Empat Copet CFD yang Viral Ditangkap, 2 Ada di Sel
Dua pencopet yang ditangkap polisi

Jakarta, Nusantaratv.com - Dua pencopet di area car free day (CFD) Jakarta, yang aksinya viral di media sosial, diringkus polisi. Pelaku berinisial DJ (30) dan P (34) yang dibekuk petugas Subdit Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Baca juga: Nemu Kunci Truk Malah Ditangkap Polisi, Kok Bisa? 

Awalnya, polisi menindaklanjuti rekaman video pencopetan di CFD yang beredar luas pada 5 November 2019.

"Setelah berhasil menangkap dua tersangka, lalu dilakukan pengembangan, penyelidikan, oleh Subdit Ranmor bahwa kejadian itu ternyata kejadian tahun 2015 di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat pada hari Minggu pada saat kegiatan car free day," ujar Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya, AKBP I Gede Nyeneng dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Hasil interogasi kedua pelaku, diketahui jika mereka berkelompok kala beraksi. Saat melancarkan kejahatan, mereka total berjumlah empat orang, dengan masing-masing memiliki peran.

"Modusnya mereka berempat ini ada berperan menghalangi calon korbannya, ada yang berperan mengambil hp dari saku atau dari kantong celananya dan sebagainya. Nah setelah berhasil kemudian ada yang berperan menerima hasil kejahatan untuk dibawa kabur," papar Gede.

Mengacu informasi tersebut, polisi lalu memburu dua pelaku lainnya. Namun rupanya kedua pelaku tersisa telah berada di balik jeruji besi.

"Untuk dua tersangka yang lainnya yaitu inisial A itu sudah ditahan di LP Cipinang dalam kasus lain. Kemudian yang 1nya juga sudah ditahan di LP di Tangerang kasus narkoba," jelasnya.

Sejauh ini polisi telah menerima lima laporan atas aksi pencopetan yang dilakukan kelompok tersebut. DJ dan P diketahui merupakan residivis dalam kasus yang sama.

Gede menjelaskan, kelompok ini kerap beraksi di titik-titik keramaian Jakarta. Ponsel yang berhasil dicuri akan dijual dan hasil keuntungannya dipakai para pelaku memenuhi kebutuhan hidup.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

"Para tersangka ini sudah beberapa kali melakukan perbuatan yang sama. Tidak mesti saat car free day tapi juga melakukan kalau ada konser musik di manapun, di Jakarta apakah itu di wilayah Jakarta Utara seperti di Ancol, apakah itu di Kemayoran, apakah itu di Senayan," tandas Gede.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0