Honda, Yamaha, KTM dan Piaggio Bersinergi Bikin Baterai Swap untuk Motor Listrik

Mereka Mendirikan Konsorsium Baterai yang Dapat Ditukar untuk Motor Listrik.

Ilustrasi baterai swap untuk motor listrik. (New Atlas)

Nusantaratv.com - Honda, Yamaha, KTM dan Piaggio resmi menjalin sinergi membuat baterai swap untuk motor listrik.

Mereka mendirikan konsorsium baterai yang dapat ditukar untuk motor listrik, moped, sepeda roda tiga dan ATV. Mereka juga berharap dapat menetapkan standar teknis internasional dengan menjalin kerja sama dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya.

"Upaya elektrifikasi di seluruh dunia untuk mengurangi CO2 dalam skala global semakin cepat, terutama di Eropa," kata Noriaki Abe, pejabat pengelola operasi sepeda motor Honda, dikutip dari Carscoops, Selasa (2/3/2021).

"Untuk adopsi sepeda motor listrik yang meluas, masalah seperti jarak tempuh dan waktu pengisian daya perlu di atasi, dan baterai yang dapat ditukar adalah solusi yang menjanjikan," lanjutnya.

Seiring efisiensi bagi perusahaan, Abe berpendapat dengan memiliki sistem baterai standar di banyak merek dan pasar juga akan lebih nyaman bagi pelanggan, sehingga tidak perlu membawa banyak baterai untuk kendaraan yang berbeda.

Memiliki sepeda motor dengan dua baterai yang dapat diisi ulang saat tidak digunakan, misalnya, akan memberikan keuntungan dari segi kenyamanan, namun tidak efisien karena membutuhkan lebih banyak baterai.

Kendati sistem serupa telah diterapkan pada mobil, dimana sebagian besar mobil listrik yang dijual saat ini menggunakan baterai permanen untuk alasan struktural dan keselamatan.

Diketahui, jika ini bukanlah letter of intent pertama yang ditandatangani Honda dan Yamaha. Tahun lalu, Honda berkomitmen menjalin kerja sama dengan Kawasaki dan Suzuki mengembangkan dan menguji baterai swap standar di Universitas Osaka. Kesepakatan terbaru ini akan memiliki implikasi yang lebih besar di luar Jepang.

"Saya yakin pembentukan Konsorsium ini memiliki arti penting tidak hanya untuk Eropa tetapi juga dunia," kata Takuya Kinoshita, Pejabat Eksekutif Yamaha.

"Saya percaya melalui pekerjaan seperti ini, spesifikasi dan standar teknis yang saat ini berbeda menurut karakteristik kawasan atau keadaan industri di pasar yang berbeda akan disatukan," tambahnya.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK