Tips Menggunakan Masker dengan Benar

Penggunaan masker menjadi cara terbaik untuk menutup hidung dan mulut kita agar tidak tertular oleh virus corona.
Supriyanto - Health,Senin, 21-09-2020 11:25 WIB
Tips Menggunakan Masker dengan Benar
Menggunakan masker dengan benar untuk menghindari tertular virus corona./sophieparis.com

Nusantaratv.com - Belakangan masker scuba dan buff mulai tak dianjurkan lagi untuk digunakan karena dianggap tidak mempan untuk menangkal droplet virus COVID-19. Bahkan di KRL DKI Jakarta pemakaian masker scuba sudah dilarang bagi pengguna jasa kereta rel listrik itu.

Masker berperan penting untuk melindungi seseorang dari virus termasuk SARS CoV-2 penyebab Covid-19 yang menular melalui droplet atau tetesan pernapasan. Untuk itu, masyarakat diminta jangan lalai memakai masker.

Menggunakan masker dengan benar.(parentstory.com)

Penggunaan masker menjadi cara terbaik untuk menutup hidung dan mulut kita agar tidak tertular oleh virus corona. Sayangnya, masih banyak masyarakat di sekitar kita yang belum menggunakan masker dengan benar, misalnya masker dipakai di bawah dagu atau di jidat. Padahal jidat dan dagu bisa saja berkeringat, sehingga kuman bisa menempel di masker dan malah akan terhirup saat bernafas.

Baca Juga: Pembekuan Darah Akibat Virus Corona Dapat Sebabkan Amputasi!

Lalu bagaimana menggunakan masker yang benar? Penggunaan masker yang benar, bukan hanya saat pemakaian, tapi sebelum memakainya pun harus diawali dengan benar. Ikuti tips-tips berikut ini ya:

Bersihkan telapak tangan
 
Sebelum memegang tali masker, Anda harus memastikan telapak kedua tangan bersih dari kuman. Untuk itu cucilah tangan dengan sabun atau antiseptic agar kuman mati.

Mencuci tangan yang benar bukan hanya telapak tangan yang dibersihkan dengan sabun/antiseptic. Pastikan sela-sela jari dan punggung tangan juga dibersihkan dengan sabun/antiseptic. Lalu bilas kedua tangan dengan air bersih yang mengalir, kemudian keringkan.

Pastikan masker tidak cacat
 
Pegang tali masker di kedua sisi. Cek kondisi masker, apakah benar-benar bersih dan tidak ada kerusakan seperti lubang. Jangan menggunakan masker yang rusak, karena perlindungan yang diberikan juga berkurang.

Ingat juga untuk hanya memegang tali masker atau bagian tepi. Jangan memegang bagian tengah masker untuk mencegah kotoran menempel di masker.

Tentukan bagian atas-bawah dan luar dalam masker
 
Masker yang banyak diperjualbelikan adalah masker bedah yang cukup efektif mencegah paparan virus corona. Ciri masker bedah berbentuk segi empat dengan tali di kedua sisi. Masker biasanya terdiri dua warna. Bagian dalam masker yang menempel ke hidung dan mulut, berwarna putih. Sedangkan bagian luar biasanya berwarna hijau atau biru dan bertekstur lebih kasar.

Jangan terbalik ya, karena lapisan masker bagian luar memiliki kemampuan untuk mencegah cipratan benda cair masuk ke mulut dan hidung.

Untuk bagian atas bawah, gampang dibedakan. Bagian atas selalu ada kawat, sedangkan bagian bawah tidak ada. Saat memakai masker, Anda harus menarik bagian kawat hingga ke atas hidung. Lalu rekatkan bagian kawat hingga menempel dan membentuk pola hidung. Pastikan tidak ada celah yang longgar di bagian atas sehingga meminimalkan partikel kecil masuk ke hidung dan mulut. Untuk bagian bawah, tarik hingga ke bawah dagu, sehingga dari atas lubang hidung hingga dagu tertutup oleh masker.

Menggunakan masker.(pikiran-rakyat.com)


Tertib menggunakan masker

Saat menggunakan masker, Anda harus konsisten untuk selalu mengenakan. Jangan terlalu sering buka-tutup masker. Apalagi membuka masker dan memindahkan ke jidat atau sekitar tenggorokan. Saat masker dibuka, otomatis tidak ada perlindungan terhadap bagian mulut dan saluran pernafasan. Lalu masker juga bisa kotor karena tertempel keringat dari jidat dan tenggorokan.

Rajin mengganti masker
 
Meski disarankan untuk selalu menggunakan masker, bukan berarti Anda menggunakan satu masker selama seharian. Masker juga memiliki masa kadaluarsa pemakaian. Rutinlah mengganti masker setiap 4 jam sekali agar bisa melindungi secara optimal dan selalu sehat.

Baca Juga: Mengenal ‘Suduken’, Rasa Sakit Menusuk di Perut Saat Berlari

Untuk mengganti masker, Anda juga harus cuci tangan dahulu. Lalu lepaskan ikatan atau bagian tali, masukkan masker ke dalam kantong plastik kemudian buang ke tempat sampah. Penggunaan kantong plastik untuk mencegah kuman dan bakteri yang menempel di masker tidak menyebar.

Ingat ya, penyakit akibat virus corona belum ada obat pastinya. Anda harus mengenakan masker saat beraktivitas keluar rumah meskipun di Indonesia belum ditemukan kasus virus corona. 

Sumber: cigna.co.id

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0