Swab Antigen, Apa Kelebihannya?

Rapid test antigen lebih akurat dan efektif.
Supriyanto - Health,Kamis, 01-10-2020 19:41 WIB
Swab Antigen, Apa Kelebihannya?
Test swab antigen./technologyreview.com

Nusantaratv.com - Selama ini selain menggunakan test Swab, untuk mendeteksi seseorang terinfeksi virus corona atau Covid-19 dengan menggunakan Rapid Test. Metode tracing rapid test dengan cara mengambil sampel darah dari jari atau pembuluh vena. Sedangkan tes swab mengambil sampel liur atau lendir pasien.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito mengatakan bahwa Indonesia kini bisa menggunakan rapid test antigen. Swab antigen atau lebih dikenal dengan rapid test antigen sudah direkomendasi oleh Badan kesehatan dunia (WHO).

Seperti halnya test swab, sampel yang diambil dari metode rapid test antigen adalah dengan mengambil lendir dalam hidung atau tenggorokan.

Rapid test antigen adalah tes diagnostik cepat Covid-19 yang dilakukan untuk mendeteksi keberadaan antigen virus Covid-19 pada sampel yang berasal dari saluran pernapasan. Antigen akan terdeteksi ketika virus aktif bereplikasi.

Itu sebabnya rapid test antigen paling baik dilakukan ketika orang baru saja terinfeksi. Sebelum antibodi muncul untuk melawan virus yang masuk ke tubuh, ada peran antigen yang bertugas mempelajarinya. Keberadaan antigen itulah yang dideteksi.

Baca Juga: Wajah Bopeng karena Jerawat? Jangan Khawatir, Hilangkan dengan Ini

Menurut Wiku, rapid test antigen lebih akurat dan efektif. Dan hasil testnya dapat diketahui hanya dalam hitungan menit setelah dilakukan test.

“Tentunya alat ini bisa digunakan di Indonesia sesuai yang direkomendasikan WHO. Bisa menggantikan rapid test antibody,” kata Wiku saat konferensi pers yang disiarkan di youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/9).

Namun rapid test antigen bisa tidak akurat kalau yang ditemui bukan virus SARS-CoV-2, melain virus lain seperti influenza, tambah Wiku.

Oleh karena itu Wiku juga menyarankan kepada seluruh masyarakat Indonesia agar selalu menerapkan 3M. Kampanye 3M ini adalah memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Sampai sekarang kampanye 3M ini dibantu rekan-rekan relawan dari banyak tempat. Kami juga bekerja keras agar relawan bisa berkampanye menggunakan pendekatan sosial budaya sesuai masing-masing wilayah,” ungkapnya.
 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0