Sudah 168 Dokter Gugur Akibat Covid-19, Terbanyak di Jawa Timur

Survei itu juga menyebutkan bahwa mayoritas dokter yang meninggal adalah laki-laki dengan persentase 87 persen atau 146...
Ramses Rianto Manurung - Health,Selasa, 24-11-2020 22:55 WIB
Sudah 168 Dokter Gugur Akibat Covid-19, Terbanyak di Jawa Timur
Foto ilustrasi logo Ikatan Dokter Indonesia/ist

Jakarta, Nusantaratv.com-Jumlah dokter yang gugur akibat pandemi covid-19 terus bertambah. Hingga Selasa (24/11/2020), sudah ada 168 dokter yang gugur akibat pandemi covid-19. Mayoritas dokter yang gugur itu merupakan dokter umum. Empat dokter di antaranya merupakan guru besar.

Laporan Survei Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) per 20 November 2020 menyebutkan berdasarkan wilayah, jumlah dokter yang meninggal terbanyak tercatat berada di Jawa Timur yakni sebanyak 36 dokter, disusul DKI Jakarta 27 orang, Sumatra Utara 24 orang, Jawa Barat 12 orang dan Jawa Tengah 12 orang.

Survei itu juga menyebutkan bahwa mayoritas dokter yang meninggal adalah laki-laki dengan persentase 87 persen atau 146 dokter dan sisanya 13 persen atau 22 dokter adalah perempuan.

Dari keseluruhan dokter yang meninggal akibat Covid-19 belum lama ini termasuk di antaranya Ketua Tim Percepatan Partisipasi Masyarakat Penanggulangan Covid-19 PB IDI Andrianto Purnawan yang meninggal dunia pada Rabu (18/11/2020) di RS Soetomo, Surabaya karena Covid-19 pada usia 38 tahun.

Baca juga: Lebih dari 506 Ribu Orang di RI Tertular Corona

“Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga angka ini tidak terus bertambah dan semua rakyat Indonesia diberikan kekuatan dalam melalui pandemi ini,” tulis Tim Mitigasi PB IDI melalui akun instagram, Selasa (24/11/2020).

Survei itu juga menyebutkan bahwa dari seluruh dokter yang masih bertugas menangani Covid-19, 85 persen di antaranya mengalami gangguan psikologis. Hal itu lantaran kelelahan hingga taruhan nyawa karena tertular Covid-19 selalu membayangi mereka.

Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tetap menyadari bahwa virus Corona masih ada, dan berempati kepada para tenaga kesehatan dengan terus menjalanlan 3M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak), serta mengawal pemerintah untuk meningkatkan 3T (testing, tracing, treatment).

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0