Sering Pakai Sandal Jepit Rentan Sakit Punggung

Saking favoritnya, sandal ini bisa ditemui dimana saja, seperti di mal maupun di kafe, terlebih di pelataran masjid orang...
Supriyanto - Health,Rabu, 29-07-2020 16:26 WIB
Sering Pakai Sandal Jepit Rentan Sakit Punggung
Sandal jepit menjadi salah alas kaki yang sangat populer di masyarakat./depositophotos

Nusantaratv.com - Sandal jepit menjadi salah alas kaki yang sangat populer di masyarakat. Dengan bentuknya sederhana, ringan dan lunak dan yang penting enak dipakai, menjadi sandal favorit semua kalangan.

Saking favoritnya, sandal ini bisa ditemui dimana saja, seperti di mal maupun di kafe, terlebih di pelataran masjid orang banyak menggunakannya untuk sholat di masjid.

Namun meski nyaman dipakai, sandal jepit juga dapat menimbulkan dampak kurang baik pada kaki. 

Apa saja dampaknya kalau terlalu lama menggunakan sandal jepit?

1. Sebabkan keseleo dan Nyeri Kaki

Penelitian yang dilakukan para dokter ortopedi dari Mount Sinai School of Medicine, New York City, menemukan, ternyata sandal jepit memiliki banyak kelemahan.

Baca Juga: Konsumsi 2 Butir Telur Per Hari, Ini Manfaatnya

Hal itu  dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada kaki, persendian, serta tulang.

Ini karena umumnya sandal jepit berbentuk rata atau datar (flat) sehingga tidak bisa men-dukung kontur kaki yang berlekuk.

Akibatnya, posisi berdiri jadi terganggu sehingga kerap muncul keluhan sakit sendi kaki.

Apalagi kalau sandal jepit digunakan dalam waktu lama dengan jarak tempuh yang jauh, risiko nyeri kaki pun semakin tinggi. 

 

2. Akibatkan Nyeri Pinggang

Masih menurut penelitian yang sama, cara memakai sandal jepit mengharuskan jari jempol dan tengah menjepit mencengkeram sandal yang membuat otot menegang, dari pergelangan kaki, betis, pinggul, bahkan hingga punggung.

Kondisi yang menegang ini dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan  nyeri pada pinggang dan punggung.

3. Kecacatan Kaki Bila, Dipakaid 

dr. Meidy Triangto, Sp.KFR, dari Klinik Kids Foot Rehabilitation Center di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta Utara, mengatakan, sandal jepit tidak direkomendasikan dipakai balita.

Sebab, penggunaan sandal pada usia ini berisiko sebabkan kecacatan pada kaki. 

Baca Juga: Jangan Menempelkan Masker di Dagu, Ini Bahayanya

Ingat, pertumbuhan kaki anak usia ini sedang berjalan, sudut-sudut tungkai (lutut dan kaki) pun sedang terbentuk, jadi perlu hati-hati ketika menggunakan sandal jepit, terutama jika digunakan terlalu lama.

Pasalnya, keabnormalan pertumbuhan kaki bisa saja terjadi.

Semisal posisi telapak kaki tidak simetris, telapak kaki semakin lebar karena bagian sampingnya tidak ada

penahannya seperti sepatu, persendian mengalami rotasi, dan lainnya.

Alasannya, terang Meidy, sama dengan yang dikemukakan para dokter dari Mount Sinai School of Medicine, yaitu, sandal jepit tidak mampu menopang kaki secara maksimal karena desainnya yang sederhana.

Umumnya, alas sandal jepit itu flat atau rata, hanya dijepit di bagian depan sehingga ketika melangkah, bagian belakang sandal akan tertinggal.

Kaki pun berusaha menyesuaikan, padahal seharusnya kakilah yang di-support supaya perkembangannya tetap baik.

4. Mudah terjatuh dan terpeleset

Ketika memakai sandal jepit, seseorang akan lebih mudah mengalami insiden seperti terjatuh atau terpeleset.

Bagian bawah sandal yang tipis, meskipun terbuat dari karet rawan selip, terpeleset, atau bahkan terjatuh, saat mengenai permukaan yang licin seperti lantai yang baru di pel. 

Tak hanya itu, bagian solnya yang tipis membuat sandal mudah ditembus oleh benda tajam yang biasa ditemui di jalanan seperti paku, pecahan kaca, dan sebagainya. Artinya, pemakaian sandal jepit berisiko besar penggunannya alami cedera. 

Pakailah sandal hanya saat berada di rumah, liburan di pantai, atau saat berjalan menempuh jarak yang pendek.

Sumber: pop.grid.id

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0