Penyediaan Akses Internet di Puskesmas dan Rumah Sakit Rampung Awal 2021

Langkah Ini Mendukung Peningkatan Kualitas Infrastruktur Telekomunikasi di Bidang Kesehatan Dalam Penanganan Covid-19.
Adiantoro - Health,Rabu, 14-10-2020 15:24 WIB
Penyediaan Akses Internet di Puskesmas dan Rumah Sakit Rampung Awal 2021
Menkominfo Johnny G. Plate. (Humas Kemkominfo)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah menargetkan penyediaan akses internet di fasilitas layanan kesehatan (fanyankes) di seluruh Indonesia akan rampung pada awal 2021.

Langkah itu untuk mendukung perluasan dan peningkatan kualitas infrastruktur telekomunikasi di bidang kesehatan dalam penanganan Covid-19 serta Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Kementerian Kominfo akan menuntaskan penyediaan akses internet di seluruh fasyankes pada kuartal I tahun 2021 - kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate, dalam konferensi pers virtual, Rabu (14/10/2020).

Sementara itu, mengutip data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Menkominfo menunjukkan hingga 31 Desember 2019 terdapat 2.877 rumah sakit dan 10.134 puskesmas di Indonesia. Dari total 13.011 fasyankes tersebut, BLU (Badan Layanan Umum) BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi) Kementerian Kominfo mengidentifikasi 3.126 fasyankes yang masih membutuhkan optimalisasi layanan internet.

Dari 3.126 titik tersebut, di 2019, BLU BAKTI Kominfo telah menyediakan akses internet di 226 titik fanyankes. Sedangkan pada 2020 ini, melalui kerjasama dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), BLU BAKTI Kominfo akan melakukan percepatan layanan internet di 2.192 fasyankes - ungkapnya.

Menteri asal Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, mengungkapkan akses internet untuk 708 fasyankes, dan sisanya akan diselesaikan pada kuartal I 2021. Dia menambahkan upaya tersebut merupakan prioritas yang perlu dilakukan untuk percepatan penanganan Covid-19.

Khususnya dalam tiga agenda utama yakni optimalisasi telekomunikasi antar dan intra fasyankes, peningkatan kualitas arus data fasyankes, serta pemanfaatan aplikasi kesehatan berbasis digital khususnya di daerah-daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Layanan akses internet ini akan mencakup rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang belum memiliki akses internet atau yang sudah tersedia namun kualitasnya belum memadai - terangnya.

Menteri Johnny juga menegaskan penyediaan akses internet yang mendukung layanan kesehatan merupakan salah satu upaya pemerintah menyediakan layanan yang lebih baik dan optimal. Dia berharap dengan adanya dukungan teknologi baru dan talenta digital akan dapat mempercepat transformasi digital dan mendorong inovasi layanan kesehatan.

Didukung dengan adopsi teknologi baru dan penyiapan talenta digital, kami juga  memiliki visi bahwa transformasi digital dapat mendorong kreativitas dan inovasi baru di sektor kesehatan - terangnya.

Disisi lain, Menteri Johnny mengajak semua pihak untuk membangun dan mewujudkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan .

Untuk kesehatan pulih dan ekonomi bangkit menuju Indonesia maju: Indonesia Sehat, Indonesia Kerja, Indonesia Tumbuh! - tukas politisi Partai NasDem itu.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0