Penggunaan Antibodi Buatan Lab Diizinkan untuk Perawatan Covid-19

Antibodi Bertujuan Mengurangi Penyebaran Virus Dalam Sel Hingga Kondisi Penyakit Tidak Menjadi Lebih Parah.
Adiantoro - Health,Selasa, 24-11-2020 12:10 WIB
Penggunaan Antibodi Buatan Lab Diizinkan untuk Perawatan Covid-19
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Vaksin virus corona (Covid-19) saat ini masih dikembangkan. Kemungkinan baru tersedia pada 2021.

Hal ini berarti pasien terinfeksi Covid-19 hanya dirawat sesuai gejala yang mereka rasakan. Tapi, FDA (Food Drug Administration) berusaha mempermudah proses perawatan.

Dilansir dari Ubergizmo, Selasa (24/11/2020), badan pemerintah Amerika Serikat (AS) itu mengumumkan mereka memberikan izin pada antibodi buatan laboratorium (lab) yang bisa digunakan untuk merawat infeksi Covid-19 tahap menengah yang punya potensi tinggi untuk menjadi kasus parah.

Berarti, jika orang yang terpapar Covid-19 tapi tidak mengalami kondisi yang mengancam jiwa, antibodi ini tidak akan digunakan. Antibodi buatan laboratorium ini didesain untuk meniru kemampuan daya tahan tubuh melawan virus dan mencegah virus menempel pada sel pasien.

Antibodi ini bertujuan mengurangi penyebaran virus dalam sel hingga kondisi penyakit tidak menjadi lebih parah. Namun, FDA menekankan izin yang mereka berikan bukan berarti perawatan itu bisa dilakukan dengan mudah.

FDA akan menyelidiki keefektifan perawatan seperti ini. Jadi mereka bisa mengetahui apakah manfaatnya melebihi risikonya. Itulah sebabnya badan itu mengizinkan perawatan ini.

Izin darurat untuk antibodi monoklonal ini yang diberikan bersama menawarkan penyedia layanan kesehatan alat lain dalam memerangi pandemi. Kami akan terus memfasilitasi pengembangan, evaluasi, dan ketersediaan terapi-terapi Covid-19 - ujar Direktur Pelaksana Pusat Evaluasi dan Penelitian Obat FDA, Patrizia Cavazzoni.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0