Peneliti Cetak Ginjal Manusia Mini di Laboratorium

Ginjal Mini yang Dicetak dengan Bioprint Memiliki Ukuran Beragam.
Adiantoro - Health,Jumat, 27-11-2020 11:40 WIB
Peneliti Cetak Ginjal Manusia Mini di Laboratorium
Ilustrasi. (Slashgear)

Jakarta, Nusantaratv.com - Para peneliti di the Murdoch Children's Research Institute, Melbourne, Australia, berhasil menggunakan teknologi mutakhir untuk mencetak miniatur ginjal manusia di laboratorium.

Dilansir dari Slashgear, Jumat (27/11/2020), para peneliti percaya jika studi mereka membuka jalan bagi perawatan gagal ginjal baru dan potensi untuk transplantasi organ yang ditumbuhkan di laboratorium.

Dalam studi tersebut, tim menggunakan ginjal manusia yang dicetak dengan bioprint 3D untuk screening toksisitas obat dari jenis obat yang diketahui menyebabkan kerusakan ginjal pada manusia.

Para peneliti menemukan selama studi jika mencetak dengan bioprinting 3D menggunakan sel induk bisa menghasilkan lembaran jaringan ginjal yang cukup besar untuk transplantasi. Para peneliti bekerja sama dengan sebuah organisasi dari San Diego, Amerika Serikat (AS), yang disebut Organovo Inc untuk menciptakan organ-organ mini.

Metode cetak baru ini lebih cepat, lebih bisa diandalkan, dan mengizinkan seluruh proses cetak untuk ditingkatkan. Teknik ini bisa menciptakan 200 ginjal dalam 10 menit tanpa mengurangi kualitas organ.

Ginjal mini yang dicetak dengan bioprint itu memiliki ukuran beragam. Mulai dari ukuran yang lebih besar dibandingkan butiran beras hingga seukuran kuku dan ada yang seukuran ginjal normal. Ginjal buatan ini dilengkapi dengan pembuluh darah yang membentuk struktur filter organ yang disebut nephrons.

Para peneliti percaya jika organ-organ kecil ini bisa digunakan untuk screening obat untuk menemukan perawatan baru untuk penyakit ginjal, atau untuk menguji obat baru jika obat itu memiliki kemungkinan merusak ginjal.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0