Kecil-kecil Cabe Rawit, Ini Fakta Luar Biasa Dibalik Pedasnya

Biasanya cabai rawit selalu disediakan untuk menemani makan gorengan.
Supriyanto - Health,Kamis, 13-08-2020 17:34 WIB
Kecil-kecil Cabe Rawit, Ini Fakta Luar Biasa Dibalik Pedasnya
Cabe Rawit, meski kecil namun pedasnya tidak main-main.

Nusantaratv.com - Manfaat cabai rawit bagi kesehatan mungkin masih jarang diketahui. Padahal, salah satu jenis cabai ini cukup sering dikonsumsi orang Indonesia. Biasanya cabai rawit selalu disediakan untuk menemani makan gorengan.

Cabai rawit dikenal karena rasanya yang relatif lebih pedas ketimbang cabai merah biasa. Saking populernya, banyak orang menggunakan istilah “kecil-kecil cabe rawit” untuk menggambarkan kehebatan seseorang.

Berbagai nutrisi yang terkandung dalam cabai rawit memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Di antaranya seperti protein, karbohidrat, gula, serat, lemak, vitamin A, vitamin B6, vitamin C, zat besi, magnesium, kalium, air dan capsaicin bisa kamu dapatkan dalam cabai.

Namun, jangan sampai mengonsumsi cabai rawit berlebihan, karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Baca Juga: Nanas, “Menggigit” di Lidah, Bagus untuk Tubuh

Cabai rawit merupakan tanaman yang termasuk dalam genus Capsicum. Mengandung senyawa capsaisin menyebabkan rasanya menjadi panas dan pedas. Di Indonesia sendiri, cabai rawit menjadi bumbu utama dalam setiap pengolahan makanan. Bagi kita, makanan tanpa perasa cabai didalamnya akan terasa hambar.

Cabai rawit memiliki banyak manfaat yang harus kamu ketahui. Menurut lembaga penelitian Pusat Studi Biofarmaka LPPM IPB dan Gagas Ulung, kadar senyawa yang terkandung dalam cabai rawit dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Antirematik yang terdapat didalamnya dapat digunakan untuk mengobati keluhan rematik.

Untuk itu, simak 5 Fakta luar biasa cabai rawit yang harus kamu ketahui.

1. Menurunkan kadar gula dan meningkatkan kadar insulin

Kadar gula yang dibutuhkan tubuh kita, dialirkan melalui darah. Hormon insulin yang terdapat dalam tubuh membantu membuka aliran darah agar dapat menyerap gula. Cabai rawit mengandung senyawa capsaicin yang dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Kadar insulin dalam tubuh dapat ditingkatkan melalui kandungan senyawa ini. Hal ini, akan membantu para penderita diabetes untuk dapat mengontrol kadar gulanya.

2. Mengandung zat anti kanker dan anti mikroba

Pixabay.com/saponifier

Senyawa capsaicin pada cabai rawit, mengandung zat anti mikroba yang dapat menyembuhkan beberapa penyakit. Selain itu, terdapat pula zat anti kanker yang dapat membantu menghambat perkembangan sel-sel kanker. Penelitian tentang ini telah dilakukan dan ditulis dalam Journal of Clinical Investigation. Sudah diteliti bahwa capsaicin pada cabai berpotensi membunuh sel-sel kanker.

3. Mengurangi penggumpalan darah dan kolesterol

Senyawa capsaicin pada cabai rawit memiliki zat anti koagulan yang dapat melancarkan pembekuan dalam darah. Menurut Dr. Richard Schzule, zat ini dapat mempertebal dinding vena sehingga keelastisan pembuluh darah bisa kembali normal. Pembengkakan pada pembuluh darah vena yang lebih sempit dari pembuluh arteri, dapat terbuka sehingga aliran darah menjadi lancar.

4. Menghasilkan hormon endorfin yang memicu rasa bahagia

Pixabay.com/Gracia31

Perasaan bahagia saat sensor pengecap menyentuh senyawa capsaicin pada cabai rawit, memicu bertambahnya hormon endorfin. Hormon yang diproduksi dalam otak ini dapat memberikan rasa tenang sehingga dapat meredakan rasa nyeri.

Baca Juga: Tak Perlu Obat, Cukup Rutin Pijat Telinga dan Rasakan Khasiatnya

5. Menjadi obat antirematik pada nyeri sendi

Cabai rawit mengandung zat antirematik yang didapatnya dari senyawa capsaicin. Menurut buku karangan James A. Duke, Ph. D, zat ini dapat menyembuhkan radang persendian. Rasa nyeri pada persendian dapat teratasi. Zat ini memberikan sensor ke dalam otak dengan rasa panasnya. Sensor itu kemudian menjalar ke tubuh dan dapat meredakan sakit pada persendian.

Nah, fakta-fakta menarik ini harus kamu tahu. Meskipun pedas, cabai rawit memiliki manfaat yang tersembunyi. Namun, kamu harus berhati-hati jika memiliki masalah pada lambung. Konsumsilah cabai dengan porsi sewajarnya. Tetap jaga kesehatan, ya.

Sumber: idntimes.com

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0