Kebiasaan yang Tidak Disadari Akibatkan Gangguan pada Telinga

Karena fungsi telinga begitu penting, sudah sewajarnya telinga selalu dijaga dan dirawat dengan baik.
Supriyanto - Health,Minggu, 11-10-2020 15:20 WIB
Kebiasaan yang Tidak Disadari Akibatkan Gangguan pada Telinga
Gangguan pada telinga dapat dialami oleh semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa.

Nusantaratv.com - Gangguan pada telinga dapat dialami oleh semua orang, baik anak-anak maupun orang dewasa. Gangguan pada telinga salah satunya terjadi karena adanya infeksi. Namun, dengan penanganan yang tepat, gangguan telinga bisa disembuhkan.

Karena fungsi telinga begitu penting, sudah sewajarnya telinga selalu dijaga dan dirawat dengan baik. Namun, telinga terkadang bisa mengalami gangguan atau terkena penyakit. Akibatnya, fungsi indra pendengaran dan keseimbangan tubuh jadi bermasalah.

Telinga terdiri dari 3 bagian, yaitu telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam. Ketiga bagian telinga tersebut memiliki fungsi masing-masing dalam menangkap suara yang disalurkan ke otak sehingga kita bisa mendengar. 

Menjaga kesehatan telinga sama seperti dengan menjaga dan merawat anggota tubuh lainnya. Menjaga kesehatan telinga tidak bisa dianggap sepele karena perlu perhatian khusus agar terhindar dari risiko mengalami berbagai macam masalah pendengaran.

Sering kali tanpa sadar kita melakukan kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan telinga kita. Maka dari itu untuk mencegah masalah pendengaran, kita perlu mengetahui kebiasaan buruk apa saja yang ternyata membawa dampak buruk bagi kesehatan telinga.

Gangguan pendengaran merupakan ketidakmampuan secara parsial atau total untuk mendengarkan suara pada salah satu atau kedua telinga. Gangguan pendengaran sendiri bisa diklasifikasikan dalam beberapa jenis yaitu tuli konduktif, tuli sensorineural dan tuli campur. Gangguan pendengaran salah satunya juga bisa disebabkan oleh kebisingan atau hal-hal lainnya yang dapat membahayakan kemampuan mendengar.

Baca Juga: Penuaan Dini BisaTerjadi pada Kulit Kepala dan Rambut

Berikut ini informasi lengkap mengenai kebiasaan buruk yang bisa mengganggu kesehatan telinga, dan cara mencegahnya sedini mungkin.

1. Sering Menggunakan Earphone

Kebiasaan buruk yang bisa ganggu kesehatan telinga yang pertama adalah sering menggunakan earphone. Berdasarkan data National Institute on Deafness, sekitar 15% orang Amerika Serikat antara usia 20 sampai 69 tahun memiliki gangguan pendengaran akibat paparan suara keras.

Maka dari itu, jika kamu ingin menggunakan earphone, jangan lupa perhatikan volumenya. Apabila orang-orang di sekitar kamu dapat mendengar musik yang kamu dengarkan lewat earphone, itu berarti kamu memutarnya terlalu keras.

2. Cara Membersihkan Telinga yang Salah
Kebiasaan buruk yang bisa ganggu kesehatan telinga berikutnya adalah cara membersihkan telinga yang salah. Beberapa orang merasa perlu membersihkan telinga menggunakan cotton bud. Faktanya, kebiasaan tersebut malah sering kali mendorong kotoran telinga makin ke dalam, sehingga dapat menimbulkan sumbatan.

Selain itu, kebiasaan ini kerap dilakukan setiap hari, yang kemudian berisiko menyebabkan gangguan pendengaran.

Kotoran telinga dan bakteri dalam telinga merupakan komponen penting yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan telinga.

Keduanya berperan melindungi telinga dari infeksi yang merugikan. Sedangkan kotoran telinga tersebut secara alami terdorong keluar telinga akibat pertumbuhan kulit telinga ke arah luar, serta pergerakan rahang sehari-hari. Sehingga, kebiasaan membersihkan telinga sebenarnya tidak diperlukan.

3. Memasukkan Jari ke Telinga

Brett Comer, MD, selaku asisten profesor THT di Universitas Kenctucky mengatakan bahwa membersihkan telinga dengan jari merupakan salah satu kesalahan besar. Hal ini tak lain karena kuku cenderung menyembunyikan banyak bakteri mikroskopis yang dapat menyebabkan infeksi. Terutama jika kamu diabetes atau pradiabetes, kamu berisiko lebih besar untuk mengalami infeksi.

4. Makan Berlebihan
Selain memasukkan jari ke telinga, kebiasaan buruk yang bisa ganggu kesehatan telinga lainnya adalah makan berlebihan. Berat badan yang berlebihan atau obesitas akibat nafsu makan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

Sebuah studi pada 2013 menemukan bahwa wanita dengan indeks masa tubuh (IMT) yang tinggi memiliki resiko lebih tinggi mengalami gangguan pendengaran. Selain itu, obesitas ternyata memengaruhi timbulnya diabetes yang juga dapat menimbulkan kerusakan pembuluh darah kecil, seperti yang ditemukan pada telinga dalam.

5. Menempel, Memasukkan atau Menjepit Telinga
Terakhir, kebiasaan buruk yang sering dilakukan pada telinga yaitu dengan menempel, memasukkan, atau menjepit telinga dengan benda tertentu.

Penjepit kertas, penjepit jemuran, dan tutup pulpen merupakan alat yang paling umum digunakan orang untuk mengorek-ngorek telinga. Semua cara tersebut dapat menyebabkan luka sayatan yang bisa menyebabkan infeksi dan menurunkan kemampuan mendengar.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0