Jangan Tunda Makan, Bisa Picu Batu Empedu

Setelah tidak makan seharian, seseorang cenderung makan dengan porsi yang lebih besar dari biasanya.
Supriyanto - Health,Kamis, 12-11-2020 20:50 WIB
Jangan Tunda Makan, Bisa Picu Batu Empedu
Batu empedu

Nusantaratv.comBatu empedu dapat terbentuk salah satunya karena sering menunda makan, ujar Eva Maria Christine, seorang dokter spesialis gizi klinis.

Tubuh akan menjadi ‘bingung’ saat kita menunda makan dan melipatgandakan makan di waktu berikutnya. Akibatnya kerja sistem pencernaan menjadi berantakan dan membuat gula darah naik.

“Tubuh jadi bingung akhirnya apa, gula darahnya malah naik. Karena optimalnya tiap tiga jam ada hormon insulin yang dilepaskan oleh pankreas, ada makanan masuk dia keluar, dia turunin gula darah,” kata dr. Eva dalam bincang-bincang “HaloTalks: Pendekatan Kesehatan Holistik untuk Indonesia Sehat”, Rabu(11/11).

“Kalau enggak ada makanan yang masuk apa yang terjadi? Insulinnya tetap keluar, gula darahnya tetap turun akhirnya dia drop bisa pingsan,” ujar Rena melanjutkan.

Setelah tidak makan seharian, seseorang cenderung makan dengan porsi yang lebih besar dari biasanya. Bahayanya, hal tersebut justru dapat memicu naiknya gula darah lantaran insulin harus bekerja lebih keras dari sebelumnya saat perut kosong.

“Insulinnya bingung udah lama enggak kerja tiba-tiba dikasih makan yang banyak, akhirnya gula darahnya malah naik karena insulinnya kaget enggak biasa konsumsi makanan sebanyak itu, malah hari kedua ketiga jadi hiperglikemik, gula darahnya naik,” kata dr. Eva.

Baca Juga: Manfaat Konsumsi Telur Setengah Matang

Selain dapat menaikkan gula darah, menunda makan juga dapat memunculkan batu empedu. Karena ketika kita makan, tubuh akan mengeluarkan asam empedu yang berfungsi untuk membuat metabolisme lemak.

“Kalau enggak ada makanan gimana? Alaminya asam empedu tetap dibuat oleh kantung empedu, kalau enggak ada makanan bisa jadi batu empedu, itu biasa kita temukan pada orang yang puasa lama atau orang yang mengalami turun berat badan drastis, itu karena dia suka skip-skip makan,” ujar dr. Eva.

Dia pun menyarankan agar makan secara teratur dengan tiga kali makan utama dan dua kali snack buah.

“Makan itu harus seimbang dengan jadwal yang teratur, makan utama dan snacking buah,” kata dr. Eva.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0