Ini Alasan Anies dan Riza Belum Divaksin

Dimulainya vaksinasi nasional, kata Riza, menunjukkan pengharapan program vaksinasi nasional berjalan sesuai harapan.
Ramses Rianto Manurung - Health,Rabu, 13-01-2021 21:25 WIB
Ini Alasan Anies dan Riza Belum Divaksin
Vaksin covid-19 Sinovac/ist

Jakarta, Nusantaratv.com-Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di DKI Jakarta tahap pertama akan dilaksanakan Jumat 15 Januari 2021. 

Namun demikian, Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dipastikan belum akan divaksin COVID-19. Pasalnya, Anies dan Riza sudah pernah terpapar covid-19.

"Ada beberapa syarat dan ketentuan yang tidak diperbolehkan, umpamanya Pak Ridwan Kamil yang ingin jadi orang pertama dan siap jadi teladan itu tidak boleh divaksin lagi karena sudah menjadi relawan vaksin. Kemudian Pak Anies, saya, Bu Khofifah dan beberapa kepala daerah yang kebetulan pernah terinfeksi COVID-19 juga tidak boleh divaksin," kata Riza, Rabu (13/1/2021).

Orang yang pernah terkonfirmasi COVID-19 belum dianjurkan untuk menerima vaksin COVID-19. Kelompok ini dianggap sudah memiliki antibodi protektif sehingga bukan menjadi pilihan utama pemberian vaksin.

Sebagai pemimpin daerah Riza dan Anies siap menjadi orang yang pertama divaksin dan memberi contoh serta teladan seperti Presiden Joko Widodo untuk tingkat nasional, yang diikuti gubernur di tingkat provinsi, bupati/wali kota di tingkat kabupaten kota.

Baca juga: PDI Perjuangan Dukung Program Pemberian Vaksin dan Luruskan Kontroversi Ribka Tjiptaning

"Kami sangat mendukung dan siap memberikan contoh teladan, namun demikian terkait vaksin kita mengikuti aturan dan ketentuan dari Dinas Kesehatan," katanya.

Dimulainya vaksinasi nasional, kata Riza, menunjukkan pengharapan program vaksinasi nasional berjalan sesuai harapan.

"Tentu kami di DKI senang dan berkomitmen untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat mulai Jumat (15/1) nanti untuk melakukan vaksinasi mulai dari tenaga kesehatan dan tokoh-tokoh masyarakat. Mudah-mudahan masyarakat Jakarta tidak hanya senang dan mendukung tapi terlibat aktif dan bersedia divaksin," ujar Riza.

Pemprov DKI Jakarta telah menerima 120.040 dosis vaksin virus corona. Ribuan dosis vaksin tersebut akan diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi kelompok penerima pertama sebanyak 131 ribu.

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0