Rebusan Daun Suji Dikenal Lebih Mujarab dari Obat, Begini Cara Mengolahnya

Warna hijaunya pun digadang-gadang lebih pekat dari warna hijau daun pandan.
Supriyanto - Health,Rabu, 29-07-2020 12:09 WIB
Rebusan Daun Suji Dikenal Lebih Mujarab dari Obat, Begini Cara Mengolahnya
Daun Suji dikenal sebagai pewarna hijau alam pada makanan./khasiatsehat.com

Nusantaratv.com - Memiliki bentuk seperti daun pandan, daun Suji dikenal sebagai pewarna hijau alami pada makanan. Dan warna hijaunya pun digadang-gadang lebih pekat dari warna hijau daun pandan.

Tanaman Suji dalam bahasa latin disebut Pleomele Angustifolia, adalah tanaman perdu tegak, biasa tumbuh dengan ketinggian 6-8 meter. Ciri dari tanaman ini adalah memiliki cabang yang banyak dan daunnya runcing-runcing. Adapun bunganya berwarna ke kuning-kuningan hingga putih.

Disamping sebagai pewarna alami pada makanan, rebusan daun suji juga dikenal sebagai obat ampuh untuk atasi berbagai penyakit. 

Kandungan nutrisi yang terdapat pada daun suji

Warna hijau yang dihasilkan oleh daun suji merupakan hasil ekstraksi dari kandungan klorofil yang terdapat di dalamnya. Berdasarkan penelitian, daun suji mengandung klorofil 1% yang dapat dimanfaatkan untuk menangani berbagai masalah kesehatan.

Baca Juga: Kehebatan Air Rebusan Daun Kelor

Selain itu, daun suji juga mengandung sejumlah zat fitokimia yang sangat berguna bagi kesehatan manusia. Fitokomia yang dimaksud adalah alkaloid, flavonoid, tannin, terpenoid, saponon, polifenol, monoterpenoid, sesquiterpenoid, dan glikosida.

Manfaat daun suji

Berdasarkan kandungan di atas, berikut manfaat daun suji yang dapat Anda rasakan:

  • Mengatasi masalah pernapasan. Sebagai obat tradisional, air perasan daun suji banyak digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan, terutama batuk. Selain itu, air perasan ini juga dipercaya dapat menyehatkan paru-paru, terutama pada penderita asma dan pasien yang mengalami sesak napas, bahkan penyakit tuberkulosis (TBC).
  • Menaikkan berat badan dengan cara meningkatkan nafsu makan.
  • Menyuburkan rambut dan menyehatkannya.
  • Mengatasi jamur karena kandungan saponin yang bersifat antifungal. Contoh jamur yang paling efektif diberantas oleh ekstrak daun suji adalah Cryptococcus neoformans, yaitujamur yang sering terdapat pada hewan maupun tanaman dan dapat menginfeksi juga manusia dengan sistem imunitas rendah, seperti penderita HIV/AIDS.
  • Membantu menyembuhkan disentri karena kandungan saponin pada daun suji juga bersifat antibakteri, terutama efektif membunuh bakteri dysentriae. Selain itu, manfaat daun suji ini juga datang dari kandungan potasium di dalamnya yang sekaligus bisa mengatasi disentri hipokalemia.
  • Menurunkan kolesterol karena daun suji kaya akan flavonoid.
  • Menurunkan risiko preeklampsia karena kandungan magnesium sebagai salah satu komponen klorofil yang banyak terdapat pada daun suji. Meskipun Anda tidak mengalami preeklampsia atau eklampsia, konsumsi daun suji juga bisa mempercepat penyembuhan penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi).

Selain berbagai manfaat di atas, daun suji juga sudah diolah menjadi suplemen atau jus dengan ‘menjual’ manfaat klorofil bagi kesehatan. Klorofil memang memiliki kandungan kimia yang mirip dengan hemoglobin prostetik (heme) yang digadang-gadang mampu melindungi tubuh dari berbagai jenis penyakit.

Bagaimana cara mengolah daun suji?

Mulai dari kue klepon, kue sifon, hingga cake modern lainnya bisa menggunakan air daun suji sebagai pewarna hijaunya. Namun untuk mendapatkan efek ini, Anda terlebih dahulu harus mengenal beberapa karakteristik dari daun suji.

Pertama, daun suji hanya menghasilkan warna hijau, tapi tidak menghasilkan aroma harum seperti daun pandan. Untuk itu, banyak pakar kuliner yang mengombinasikan kedua daun ini untuk membuat makanan tertentu.

Baca Juga: Pantas Dinamai Daun Sambung Nyawa, Bisa Atasi Banyak Penyakit Mematikan, Ini Kata Ahli

Perbandingan penggunaan daun ini bisa menyesuaikan, namun biasanya 10 daun suji berbanding 1 daun pandan. Bila Anda ingin warna hijau lebih pekat, gunakan lebih banyak daun suji. Sedangkan bila ingin lebih harum, tambahkan daun pandan lebih banyak.

Kedua, bentuk daun suji dan daun pandan sama-sama berujung runcing, namun daun suji lebih pendek, tidak bertulang tengah, dan warnanya lebih gelap. Pastikan Anda memilih daun suji yang masih mulus, tidak ada lubang, noda hitam, maupun cacat pada permukaan daun.

Untuk mengolahnya, Anda bisa menggunting daun terlebih dahulu, menambahkan air, kemudian menghancurkannya dengan blender. Setelah itu, saring air daun dan buang ampasnya.

Sumber: sehatq.com

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0