Violis Muda Sebut Gelar Dokter Sebuah Pengabdian

Gadis remaja kelahiran 11 Agustus 1995 itu juga terpilih sebagai ikon perubahan Palang Meraih Indonesia
Violis Muda Sebut Gelar Dokter Sebuah Pengabdian
Jusuf Kalla bersama Cecillia Young

Jakarta, Nusantaratv.com - Berprofesi sebagai dokter tak hanya memiliki tanggung jawab untuk mengobati seorang pasien. Namun, gelar tersebut juga menjadi tantangan dan sebuah pengabdian.

Seperti yang dikatakan Violis muda berbakat, dr Cecillia Young yang baru saja menyandang gelar dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara dengan predikat cumlaude, Indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,77 beberapa waktu lalu.

Setelah resmi menyandang gelar dokter, Cecillia juga mempunyai mimpi besar ingin mendirikan rumah sakit atau sebuah klinik.
 
"Itu cita-cita ya. Karena dokter bukan sekadar profesi, tapi sebuah pengabdian terhadap kemanusiaan," kata Cecillia.

Sejatinya, ini merupakan gelar kedua bagi Cecillia setelah pada dua tahun silam ia dinobatkan sebagai dokter muda sekaligus lulusan terbaik dengan IPK 3,94.

Bahkan, Cecillia juga terpilih menjadi satu di antara agen perubahan dari berbagai kalangan dan profesi yang ada di tanah air oleh Palang Merah Indonesia, guna mensosialisasikan misi dan visi serta peran PMI.

Tak berhenti disitu, gadis remaja kelahiran 11 Agustus 1995 itu juga pernah memperlihatkan kebolehannya dengan membawakan lagu Kebyar-kebyar di hadapan Jusuf Kalla, saat menjadi salah satu program CSR Indosat yang berfokus pada kesehatan anak-anak serta bekerjasama dengan Palang Merah Indoneisa (PMI).

"Ini waktunya kaum muda untuk aktif di bidang sosial, untuk mendorong kegiatan sosial tersebut. melalui Agen Perubahaan, salah satunya Cecillia Young menghibur para pendonor darah," kata JK saat itu.

Dengan demikian, cukup beralasan bila PMI menunjuk wanita yang juga pernah mengajar biola di Agata Musik dan Willisumantri musik international School sebagai ikon agen perubahan.
 



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0