Dedak, Superfood yang Terabaikan

Kesadaran akan kesehatan tubuh membuat orang memiliki kecenderungan untuk mengonsumsi superfood menjadi menu makanan sehari-hari mereka. Superfood adalah istilah pemasaran untuk makanan-makanan yang memiliki nilai gizi tinggi.
Dedak, Superfood yang Terabaikan
Dedak, salah satu superfood yang mulai dilirik banyak orang./indonesian.alibaba.com

Nusantaratv.com - Pentingnya kesehatan tubuh menumbuhkan kesadaran orang untuk mengonsumsi makanan-makanan sehat. Kini banyak orang mulai melirik makanan superfood untuk menjadi bagian dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Superfood adalah istilah pemasaran untuk makanan-makanan yang memiliki nilai gizi tinggi.

Dedak padi menjadi anggota terbaru dalam daftar panjang superfood yang konon mengandung sejumlah besar nutrisi yang relatif lebih tinggi dibandingkan makanan lain. Sayangnya hingga kini, dedak yang merupakan lapisan luar pembungkus beras sering dianggap sebagai pakan ternak. 

Sebuah studi baru dari Colorado State University mengatakan bahwa dedak memiliki nilai gizi tinggi. Dedak disebut mengandung sejumlah besar lemak, protein, mineral dan mikronutrien seperti vitamin B yang tinggi seperti tiamin, niasin dan B6. Mereka berperan penting untuk produksi energi, kesehatan kardiovaskular dan mencegah depresi.

Baca Juga: Kikiam, Makanan Filipina yang Hebohkan SEA Games 2019

“Satu porsi dedak padi - 28 gram menurut Departemen Pertanian AS - memberikan lebih dari separuh kebutuhan sehari-hari vitamin penting seperti tiamin, niasin dan vitamin B6,” jelas Elizabeth Ryan dalam laporan penelitiannya seperti dikutip dari ibtimes.co.in.

“Secara tradisional, dedak dianggap sebagai sumber serat yang murah dan hanya dianggap bermanfaat sebagai sumber lipid, misalnya minyak goreng, belum banyak digunakan untuk kesehatan manusia dan sumber gizi karena dianggap sebagai pakan ternak, padahal nilai gizinya yang tinggi menjamin kesehatan masyarakat yang lebih luas,”

Para peneliti menyelidiki asam amino, vitamin, kofaktor dan metabolit sekunder yang dapat ditemukan pada dedak padi. Zat-zat tersebut diyakini kaya nutrisi dan bermanfaat sebagai obat. Mereka menemukan bahwa kofaktor, vitamin dan asam amino membentuk hampir 50 % dari sebagian kecil molekul dedak. Dedak sebagai bahan makanan dapat menghasilkan lebih dari 400 senyawa saat dikonsumsi.

Terlepas dari penelitian ini, dedak padi juga diketahui bisa melawan masalah kesehatan kronis seperti batu ginjal, kanker hati, kanker dan penyakit jantung, menurut Livestrong. Dedak bisa dimasukkan dalam makanan sehari-hari ke dalam makanan smoothies misalnya sup dan bubur. Dedak juga direkomendasikan sebagai topping salad dan yogurt.

Sumber: brilicious.brilio.net



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0