Gibran Pecat Lurah Diduga Terlibat Pungli Modus Zakat

Kasus pungli modus zakat ini terungkap setelah masyarakat menyampaikan keluhan

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka/ist

Solo, Nusantara TV-Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka resmi memecat Lurah Gajahan berinisial S karena diduga terlibat pungutan liar (pungli) bermodus zakat dan sedekah bersama petugas linmas. 

"Hari Senin (lurah) dibebastugaskan. Pokoknya nanti habis ini semuanya akan diproses oleh Inspektorat dan dinas terkait," kata Gibran dikutip dari detik, Minggu (2/5/2021).

Gibran juga berencana mengembalikan uang hasil pungli itu kepada masing-masing warga yang telah menyetorkan uang. Total ada Rp 11,5 juta yang sudah terkumpul.

Gibran menyatakan tindakan tersebut dilarang dalam Surat Edaran (SE) Komisi Pemberantasan Korupsi nomor 13 tahun 2021 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya. Pada poin 4 tertulis larangan meminta dana dengan mengatasnamakan Tunjangan Hari Raya ataupun sebutan lain.

Baca juga: Polisi yang Minta Pungli dan Ludahi Pengendara Mobil Dimutasi

"Tertulis jelas (penarikan dana) shodaqoh, zakat, fitrah itu salah makanya ini langsung kita bebas tugaskan. Nggak mau lama-lama, sudah sangat bikin warga kurang nyaman," tandas putra sulung Presiden Joko Widodo ini.

Kasus pungli bermodus zakat yang diduga dilakukan Lurah Gajahan dan petugas linmas  terungkap setelah muncul keluhan masyarakat. Petugas linmas tersebut membawa surat bertanda tangan Lurah Gajahan.

Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa menerangkan kop surat yang dipakai ialah Satlinmas dan dengan cap Satlinmas Gajahan. Di bagian bawah tertulis bahwa lurah dan Ketua LPMK Gajahan mengetahui surat itu dan bertanda tangan tanpa cap.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK