Gelar Raker di JCC, Ini yang Dibahas Peradi

Rapat dilaksanakan dengan penerapan prokes secara ketat

Rapat Kerja Pengurus DPN Peradi Tahun 2021.

Jakarta, Nusantaratv.com - Rapat Kerja Pengurus Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) Tahun 2021 digelar, Kamis (10/6/2021). Rapat kerja yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat ini bertemakan "Melalui Rapat Kerja Kita Tingkatkan Peran Organisasi Peradi dalam Mewujudkan Advokat yang Berkualitas dan Berintegritas".

Menurut Ketua Umum DPN Peradi Otto Hasibuan, Rapat Kerja (Raker) membahas program-program kerja yang nantinya dilaksanakan oleh organisasi.

"Saya meminta bidang-bidang yang ada di kepengurusan ini supaya secara konkret membuat program kerjanya diikuti dengan budgeting-nya supaya bisa diputuskan bersama," ujar Otto.

"Sehingga bisa dilakukan eksekusi setiap tahunnya," imbuhnya.

Otto mengatakan, program kerja ini dibuat masing-masing bidang atau divisi, untuk dilaksanakan selama lima tahun ke depan.

"Dengan adanya program kerja itu semua divisi atau bidang-bidang itu serentak bisa menjalankan tugasnya dengan baik," kata dia.

Selain menyusun program, Raker juga membahas posisi Peradi. Khususnya yang terkait perintah wadah tunggal advokat atau single bar, sesuai amanat Undang-Undang (UU) Advokat. 

"Yang kedua kita membicarakan posisi strategis daripada organisasi, karena selama ini ada suatu fakta, praktiknya organisasi advokat ini sudah menjadi multi bar, maksudnya sudah banyak organisasi advokat yang melakukan kewenangan daripada pengangkatan advokat," papar Otto.

"Padahal menurut UU Advokat sistem kita adalah single bar, artinya hanya satu organisasi advokat yang melaksanakan  yang diamanatkan UU Advokat, yaitu Peradi," sambungnya.

Sementara, Ketua Panitia Raker yang juga Sekretaris Jenderal DPN Peradi, Hermansyah Dulaimi menjelaskan kegiatan itu dihadiri pengurus, DPC dan dewan-dewan seperti Dewan Penasihat DPN Peradi, Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, Dewan Pakar, dan Komisi Pengawas Advokat.

"Kemudian Pusat Bantuan Hukum 16 orang dan Young Lawyers Committee 80 orang," ujarnya. 

Dalam kesempatan itu, akan dipaparkan program-program 14 bidang yang terdapat dalam struktur kepengurusan DPN Peradi.

Lebih lanjut, Raker digelar dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penularan virus corona secara ketat. Setiap peserta yang hendak mengikuti kegiatan, harus menjalani tes Covid-19 dengan metode GeNose. Masing-masing tempat duduk peserta juga diberikan jarak dan berbagai pemberlakuan prokes lainnya.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK