Soal Cadar dan Celana Cingkrang, Wamenag: Tak Perlu Berlebihan

Wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang tidak perlu ditanggapi secara emosional dan berlebihan.
Soal Cadar dan Celana Cingkrang, Wamenag: Tak Perlu Berlebihan
Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi. (Detik)

Jakarta, Nusantaratv.com - Wacana pelarangan penggunaan cadar dan celana cingkrang di kalangan aparatur sipil negara (ASN) menjadi sorotan masyarakat dalam beberapa pekan terakhir. 

Zainut Tauhid Sa'adi, Wakil Menteri Agama (Wamenag), mengimbau semua pihak untuk tidak perlu emosi serta berlebihan dalam menyikapi wacana tersebut.

"Semua pihak hendaknya dewasa dalam menyikapi pernyataan Menteri Agama (Fachrul Razi) khususnya terkait dengan penggunaan cadar dan celana cingkrang oleh ASN, karena hal tersebut hanya sebatas untuk penertiban dan penegakan disiplin pegawai di lingkungan Kementerian Agama. Sehingga tidak perlu ditanggapi secara emosional, berlebihan, dan penuh dengan kecurigaan," ujar Zainut Tauhid, dikutip dari Okezone, Senin (4/11/2019).

Baca Juga: Singgung Celana Cingkrang, Menag: Kalau Nggak Bisa Ikuti Aturan, Keluar!

Dikatakannya, tindakan pelarangan penggunaan cadar dan celana cingkrang masih sangat wajar. Sebab, hal tersebut juga tidak ada kaitannya dengan hak privasi seseorang apalagi memperhadapkan dengan kebebasan dalam melaksanakan ajaran agama. 

Zainut Tauhid mengungkapkan bahw dalam peraturan tersebut tidak ada kaitannya dengan ajaran atau hukum-hukum agama.

"Karena dalam penertiban dan penegakan disiplin tersebut dipastikan tidak ada satu pun ajaran agama, hak privasi atau hak asasi seseorang dalam menjalankan ajaran agama yang dilanggar," lanjutnya.

"Semuanya masih dalam koridor ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang ada," tambah pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

Terpenting, bagi Zainut Tauhid, yakni ketentuan seragam tentang tata cara berpakaian untuk ASN, Polisi, TNI, semua sudah ada dan tetap mengindahkan nilai-nilai etika, estetika dan tidak bertentangan dengan ajaran agama. 

"Jadi ketentuan tersebut harus ditaati dan diindahkan oleh semua," tukas Zainut Tauhid.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0