Gugus Tugas: Pasien Meninggal Covid-19 85 Persen Usia 45 Tahun ke Atas :: Nusantaratv.com

Gugus Tugas: Pasien Meninggal Covid-19 85 Persen Usia 45 Tahun ke Atas

Laki-laki juga paling banyak tertular corona
Gugus Tugas: Pasien Meninggal Covid-19 85 Persen Usia 45 Tahun ke Atas
Wiku Adisasmito.

Jakarta, Nusantaratv.com - Kelompok usia 45 tahun ke atas di Indonesia paling banyak jadi korban meninggal dunia akibat tertular virus corona. Setidaknya 85 persen kasus kematian akibat covid-19 di Tanah Air, berasal dari kelompok usia tersebut. 

Baca juga: Jadi 13.645 Kasus, 500 Orang Tertular Corona di RI Hari Ini 

Berdasarkan grafik yang dimiliki Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kelompok usia yang kebanyakan meninggal akibat corona terbagi menjadi dua, yakni 46-59 tahun (39,6 persen) dan di atas 60 tahun (45,2 persen). Apabila ditotal berjumlah 84,8 persen (pembulatan menjadi 85 persen).

"Kalau lihat dari usia, kita bisa lihat bahwa ternyata usia yang paling rentan itu adalah di atas 45 tahun. Jadi yang berwarna abu-abu dan berwarna biru muda itu adalah sebelah kanan kotaknya menunjukkan kasus-kasus yang meninggal usianya di atas 45 tahun, ternyata total gabungannya adalah 85 persen," ujar Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Bakti Bawono Adi Sasmito dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sabtu (9/5/2020).

Dari sisi jenis kelamin, 60 persen pasien positif corona ialah laki-laki. Sehingga, bisa disimpulkan laki-laki lebih rentan tertular corona dibanding perempuan.

"Kalau kita lihat ternyata sekitar 60 persen itu yang positif adalah berjenis laki-laki, laki-laki lebih rentan. Sekitar 40 persen adalah perempuan dan ini adalah gambaran nasional," tutur Wiku.

Penyakit bawaan pasien juga membuat rentan terpapar corona. Penyakit bawaan ini antara lain darah tinggi, diabetes melitus, jantung, dan penyakit paru obstruksi kronis (PPOK). 

"Kasusnya yang positif ini kebanyakan adalah orang-orang yang memiliki tekanan darah tinggi, kemudian diabetes, diabetes melitus ya. Jadi itu kita bisa lihat di sini. Kemudian penyakit jantung. Kemudian yang keempat adalah penyakit paru obstruksi kronis (PPOK)," tandas Wiku.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0