Ini Kisah Hidup Video Vina Garut Sebelum Viral Bikin Nangis

pengacara V Budi Rahadian menceritakan masa lalu kelam Vina Garut yang membuatnya hidup seperti sekarang.
Ini Kisah Hidup Video Vina Garut Sebelum Viral Bikin Nangis
Video Vina Garut (foto: kompas.com)

Jakarta, Nusantaratv - Sempat ramaikan jagat raya dan menjadi trending topic, Video Vina Garut akhirnya terungkap siapa motif tersebarnya Video Vina Garut.

Awal tersebarnya video Vina Garut dikarenakan salah satu akun Twitter yang mencoba memperjual belikan konten pornografi Vina di media sosial. Sebanyak 44 rekaman video Vina Garut, dijual di Twitter seharga Rp 50 ribu.

Akun Twitter ini salah satu cikal bakal tersebarnya Video Vina Garut yang membuat masayarakat resah. Sebanyak 44 rekaman video Vina Garut, dijual di Twitter seharga Rp 50 ribu.

Tersebarnya video tersebut, yang terlanjur membuat resah masyarakat, membuat kepolisian setempat bergerak cepat. Tak butuh waktu lama, Polres Garut menangkap dua pelaku pemeran video tak senonoh itu.

Mengutip Kompas.com, dua pelaku yang ditangkap adalah A dan V, pasangan mantan suami istri.

Dari hasil pemeriksaan, A dan V merekam video tak senonoh itu saat masih berstatus sebagai suami istri.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengungkapkan jika A rela menjual V seharga Rp 500 ribu guna memenuhi hasrat nafsunya sendiri. Pasalnya, A juga menyukai lelaki.

"Untuk V motifnya ya cari uang. Dapat bayaran Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu, sedangkan A untuk kepuasan saja. Ia juga bisa bermain dengan pria lain," ungkap Budi.

Kini, fakta baru pemeran video Vina Garut mulai terkuak. Mengutip Tribun Jabar, pengacara V Budi Rahadian menceritakan masa lalu kelam kliennya, yang membuatnya hidup seperti sekarang. Saat remaja, V dikenal sebagai siswi berprestasi.

"Prestasi akademiknya bagus, meski hanya lulusan SMP. Nilainya di atas 80, bahkan ada yang 95,"ungkap Budi.

Namun, kehidupan baiknya itu mulai sirna ketika orangtuanya bercerai. Pasca orang tuanya bercerai, V sudah jarang bertemu dengan sang ayah.

Karena tak diurus lagi oleh orang tuanya, V terpaksa menerima lamaran A dan menikah.

"Dia ketemu bapak kandungnya waktu mau nikah. Setelah itu tidak ketemu lagi sampai sekarang. Dari kecil tinggal sama ibunya," lanjut sang pengacara.

Kini, pengacara V mengusahakan agar kasus yang menimpa kliennya ditangguhkan.

"Penangguhan sudah diajukan. Tinggal menunggu pertimbangan penyidik soal dikabulkan atau tidak," ucap Budi.

Alasannya, pihak kuasa hukum mengatakan jika kesehatan mental V mulai terganggu saat tahu videonya beredar luas.

"Psikologisnya sudah kena. Makanya kami minta penangguhan. Untuk pemulihan yang bersangkutan dulu," tutupnya.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0