Cara Masyarakat Kalimantan Menagkal Hantu Kuyang

Dalam membentengi diri dari serangan Kuyang, Furi menjelaskan, hanya bisa dengan air doa yang dibuat khusus oleh pemuka agama
Cara Masyarakat Kalimantan Menagkal Hantu Kuyang
Ilustrasi (foto: shuterstock)

Jakarta, Nusantaratv.com - Ramai tentang hantu Kuyang di media sosial, membuat masyarakat kembali resah. Pasalnya, mangsa hantu ini adalah ibu hamil atau nifas. 

Di masyarakat Kalimantan, muncul kepercayaan di mana Kuyang akan takut dengan sapu ijuk atau juga dengan suara berisik perabotan dapur seperti panci yang diadu atau dibunyikan. Tapi, Furi menegaskan itu tidak akan mempan.

"Kuyang, Leak, atau Palasik itu ilmunya sangat tinggi, perlu penanganan yang serius dan tidak bisa sembarangan orang mampu melawannya," tegas Furi.

Dalam membentengi diri dari serangan Kuyang, Furi menjelaskan, hanya bisa dengan air doa yang dibuat khusus oleh pemuka agama. Kalau di Bali, biasanya pendeta yang membuat air doa tersebut.

Selain dengan air doa, bagi perempuan yang sedang melalui masa nifas, diwajibkan untuk mempersihkan pembalut sebersih-bersihnya. Sebab, darah Anda adalah santapan utama Kuyang.

Furi menjelaskan sekali lagi kalau Kuyang itu sangat suka dengan darah ibu hamil, janin, atau juga daging-daging atau darah yang masih tersisa di dalam rahim. Jika diabaikan begitu saja, serangan Kuyang bisa saja menghantui Anda.

"Saya sarankan, perempuan yang sedang nifas dan sedang di tempat umum, selalu membersihkan pembalut sampai bersih dan sisanya dimasukkan ke plastik dan dibuang di tempatnya," sarannya.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0