Senator AS Lindsey Graham Percaya Kim Jong Un 'Mati atau Lumpuh' :: Nusantaratv.com

Senator AS Lindsey Graham Percaya Kim Jong Un 'Mati atau Lumpuh'

Pihak berwenang Korea Utara tidak mengatakan apa pun untuk membantah laporan media
Senator AS Lindsey Graham Percaya Kim Jong Un 'Mati atau Lumpuh'
(Reuters)

Nusantaratv.com- Senator AS Lindsey Graham mengatakan dia yakin diktator Korea Utara Kim Jong Un "mati atau lumpuh" menyusul laporan kematiannya yang belum dikonfirmasi. 

Graham, sekutu Donald Trump dan anggota komite hubungan luar negeri senat yang kuat, berspekulasi bahwa Korut tidak akan membiarkan desas-desus tentang kematian pemimpinnya berlangsung terus menerus. 

"Ya, itu masyarakat tertutup, saya tidak tahu apa-apa secara langsung," katanya. 

"Tapi saya akan terkejut jika dia tidak mati atau dalam kondisi lumpuh karena Anda tidak membiarkan desas-desus seperti ini pergi selamanya atau tidak terjawab dalam masyarakat tertutup, yang benar-benar sebuah kultus, bukan negara, yang disebut Korea Utara."

"Jadi saya cukup percaya dia sudah mati atau lumpuh," katanya kepada Fox News.

Rumor tentang kematian Kim Jong Un telah berputar sejak dia melewatkan peringatan ulang tahun ke-108 kakeknya, pendiri Korea Utara Kim Il Sung, sepuluh hari yang lalu. 

Pihak berwenang Korea Utara tidak mengatakan apa pun untuk membantah laporan media bahwa Kim tidak sehat, memicu kekhawatiran tentang siapa yang akan menjalankan negara bersenjata nuklir yang telah diperintah oleh keluarga yang sama selama tujuh dekade.

Reuters melaporkan minggu ini bahwa China telah mengirim tim ke Korea Utara termasuk para ahli medis untuk memberi nasihat tentang Kim Jong Un, mengutip tiga orang yang mengetahui situasi tersebut.

Sebuah kereta yang kemungkinan milik pemimpin Korea Utara telah diparkir di kompleksnya sejak pekan lalu, menurut citra satelit. 

Foto-foto satelit yang dirilis oleh 38 North, sebuah situs web yang mengkhususkan diri dalam studi Korea Utara, tidak mengatakan apa pun tentang masalah kesehatan potensial Kim, dan mereka menggemakan intelijen pemerintah Korea Selatan bahwa Kim tinggal di luar ibukota, Pyongyang. 

"Kehadiran kereta tidak membuktikan keberadaan pemimpin Korea Utara atau menunjukkan apa pun tentang kesehatannya, tetapi hal itu memberikan bobot pada laporan bahwa Kim tinggal di daerah elit di pantai timur negara itu," katanya.

Pejabat Korea Selatan dan AS berulang kali mengindikasikan bahwa tidak ada tanda-tanda tidak biasa yang dapat mengindikasikan masalah kesehatan bagi Kim.


BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0