PBB Sebut Korut Sedang Mengembangkan Program Nuklirnya :: Nusantaratv.com

PBB Sebut Korut Sedang Mengembangkan Program Nuklirnya

Program nuklir dan rudal balistik laporan itu mengklaim Korea Utara tidak menghentikan program rudal nuklir dan balistik terlarangnya
PBB Sebut Korut Sedang Mengembangkan Program Nuklirnya
(Al-Jazeera)

Nusantaratv.com- Korea Utara memajukan program nuklirnya dan meningkatkan perdagangan gelap dengan cara-cara baru dan lebih buram, menurut laporan PBB setebal 267 halaman yang menyediakan foto-foto pengawasan dan bukti baru. 

Laporan tahunan, diproduksi oleh pemantau sanksi yang disebut "Panel Pakar," adalah produk Dewan Keamanan PBB.

Baca Juga : Coronavirus Menunda Pertarungan Rudal Antara Turki dan AS 

Tujuan dari laporan ini adalah untuk menawarkan rekomendasi tentang bagaimana meminta pertanggungjawaban Korea Utara atas pembatasan pembatasan yang diberlakukan oleh sanksi PBB sejak 2006, yang dirancang untuk membatasi program senjata nuklir negara tersebut. 

CBS News melaporkan, laporan PBB pada bulan Februari, akan diterbitkan minggu depan. 

Program nuklir dan rudal balistik laporan itu mengklaim Korea Utara tidak menghentikan program rudal nuklir dan balistik terlarangnya, yang terus ditingkatkan, melanggar resolusi Dewan Keamanan," dan bahwa "terus mengembangkan infrastruktur dan kapasitas untuk program misilnya.

" Dua uji coba mesin rudal pada 7 dan 13 Desember 2019, mungkin "ditujukan untuk membuat kualifikasi mesin rudal balistik antarbenua baru (propelan cair) atau memeriksa kumpulan mesin yang ada (mungkin propelan padat)," menurut laporan itu. 

Namun demikian, laporan itu menyimpulkan, mereka menunjuk ke fase baru dalam program rudal balistik.

Meskipun Korea Utara telah menghindari sanksi selama bertahun-tahun, laporan itu mengatakan, pemerintah Kim Jong Un telah terus mencemooh resolusi Dewan Keamanan melalui ekspor komoditas maritim ilegal, terutama batubara dan pasir, untuk memberikan aliran pendapatan yang secara historis berkontribusi pada program rudal nuklir dan balistik negara itu.

Untuk komponen dan teknologi untuk program misilnya, Korea Utara menggunakan pengadaan eksternal ilegal, beberapa di antaranya didokumentasikan oleh citra, data, dan perhitungan yang disediakan AS, tambah laporan itu. 

Citra satelit terperinci, faktur, dan peta yang diperoleh oleh penulis laporan bahwa Korea Utara secara ilegal mengimpor produk minyak bumi olahan melalui transfer antar-kapal dan melalui pengiriman langsung oleh kapal berbendera asing, menurut laporan itu.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0