Fakta-fakta Menarik Air Mani dan Sperma Pria

Selama ini banyak pria menganggap air mani dan sperma adalah satu cairan yang sama. Padahal, air mani dan sperma adalah dua hal yang berbeda, keduanya bagian...

ilustrasi seorang pria
Nusantaratv.com - Selama ini banyak pria menganggap air mani dan sperma adalah satu cairan yang sama. Padahal, air mani dan sperma adalah dua hal yang berbeda, keduanya bagian dari reproduksi seorang pria dan sama-sama pentingnya. Kebanyakan pria hanya fokus pada masalah sperma saja tanpa menghiraukan air mani. Air mani pria memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri sehingga membuatnya berbeda dari sperma.
 
Mengenal air mani pria dan kandungannya
 
Air mani adalah cairan berwarna putih keruh yang didapat saat pria ejakulasi. Dari keterangan Andrology Center, dalam air mani terkandung sel sperma (spermatozoa), fruktosa, asam amino, dan berbagai enzim yang bertugas membantu sel sperma melakukan pembuahan ke rahim.
 
Sedangkan sperma, adalah cairan sel reproduksi pria yang mengandung kromosom. Pembuahan terjadi saat kromosom bertemu dengan sel telur. Pertemuan keduanya akan membentuk zigot.
 
Air mani dihasilkan oleh kelenjar vesikula seminalis. Organ reproduksi pria ini letaknya di bagian bawah belakang kandung kemih. Campuran air mani dan sperma berwarna putih keruh. Hal ini disebabkan karena tingginya kandungan protein dalam air mani. 
 
Selain protein dan sel sperma, di dalam air mani pria juga terdapat beberapa kandungan nutrisi lain, seperti asam askorbat, fruktosa, zat besi, kalsium, magnesium, sodium, potasium, vitamin B12, kalori, dan air.

ilustrasi pergerakan sperma pria
Perbedaan air mani dan sperma
Banyak pasangan yang masih menyalahartikan antara air mani dan sperma. Mereka menganggap keduanya adalah cairan yang sama. Padahal keduanya adalah dua hal yang berbeda. Berikut penjabaran perbedaan air mani dan sperma.
  • Air mani adalah cairan berwarna putih yang dikeluarkan pria saat ejakulasi dan sperma adalah bagian dari cairan semen (air mani) yang berupa sel reproduksi pria untuk membuahi sel telur wanita.
  • Air mani dapat dilihat oleh mata dengan bentuk berupa cairan putih dan memiliki karakteristik lengket, sementara cairan sperma yang berisi sel reproduksi bersifat tak kasat mata dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop.
 
Berbagai manfaat air mani untuk kesehatan
 
Manfaat air mani bukan hanya untuk membantu proses pembuahan saja, ada berbagai khasiat lain yang dapat Anda dan pasangan rasakan sebagai berikut ini.
 
1. Anti-depresan alami
Beberapa penelitian menemukan fakta bahwa seks bisa membuat mood seseorang lebih baik. 
 
Sebuah penelitian yang meneliti tingkat depresi pada perempuan dilakukan oleh New York University. Penelitian yang dilakukan terhadap 293 perempuan ini bermaksud mengetahui apakah sperma dan air mani dapat mengurangi gejala depresi.

ilustrasi seorang pria
Dari penelitian itu diketahui bahwa wanita yang memiliki sejumlah kandungan air mani di dalam aliran darahnya tidak menunjukkan gejala depresi. Hal tersebut didapatkan setelah mereka melakukan hubungan seks.
 
Penggunaan kondom saat berhubungan seks ternyata berpengaruh pada tingkat depresi perempuan. Dari studi yang dilakukan itu, perempuan yang berhubungan seks tanpa kondom, mengalami gejala depresinya jauh lebih sedikit dibanding mereka yang pakai kondom.
 
Namun bukan berarti lebih baik seks tidak pakai kondom. Sebab seks dengan menggunakan kondom dapat melindungi Anda dan pasangan dari berbagai risiko penyakit menular seksual. 
 
2. Membuat tidur lebih nyenyak
Manfaat air mani lainnya, bisa membuat tidur lebih nyenyak. Tak jarang, kebanyakan pasangan akan langsung tidur setelah mendapatkan orgasme saat berhubungan seksual.
 
Hal ini disebabkan karena sperma dan air mani mengandung senyawa kimia bernama melatonin. Melatonin ini punya andil dalam tubuh untuk membuat Anda tidur lelap dan rileks.
3. Menurunkan risiko kanker prostat
The Journal of American Medical Association menyatakan bahwa jarang ejakulasi bisa membuat Anda lebih berisiko terkena kanker prostat. Ejakulasii yang dilakukan secara rutin dan tidak berlebihan dapat menurunkan risiko dan mencegah terjadinya kanker prostat.

ilustrasi tubuh seorang pria
 
4. Menurunkan tekanan darah
Manfaat air mani lainnya ternyata juga bisa menurunkan tekanan darah. Hal ini dapat dirasakan bagi wanita yang menelan air mani. 
 
Wanita jadi rendah terkena risiko preeklampsia bila menelan air sperma. Namun, bukan berarti ini fakta ini mutlak benar dan perlu dilakukan. Untuk mencegah tekanan darah naik, Anda harus tetap konsultasi ke dokter dan minum obat secara rutin.
 
Kumpulan fakta menarik seputar air mani pria
 
Berkaitan dengan mitos-mitos yang berkembang di berbagai kalangan, berikut adalah beberapa fakta air mani yang perlu Anda ketahui.
 
1. Sebesar 5% dari air mani adalah sperma
Setiap pria berejakulasi, air mani yang dihasilkan akan mengandung sperma. Jumlah sperma yang terkandung dalam setiap ejakulasi pria adalah sekitar 200 sampai 500 juta. 
 
Ini berarti sperma memakan kira-kira 5% dari keseluruhan volume air mani yang diproduksi saat ejakulasi. Angka ini bisa berubah-ubah tergantung pada lama waktu dan volume ejakulasi. 
 
Air mani berfungsi untuk menetralkan tingkat keasaman saat sperma memasuki vagina agar sperma tidak mati dan bisa bergerak menuju sel telur untuk melakukan pembuahan.

ilustrasi pria dan wanita
2. Air mani mengandung berbagai nutrisi
Air mani diproduksi oleh kelenjar vesikula seminalis yang terletak di bagian bawah belakang kandung kemih pria. Warnanya yang putih keruh disebabkan karena tingginya kandungan protein dalam air mani. 
 
Selain protein dan sel sperma, air mani mengandung berbagai nutrisi lain, seperti asam askorbat, fruktosa, zat besi, kalsium, magnesium, sodium, potasium, vitamin B12, kalori, dan air.
 
3. Menelan air mani tidak bikin gemuk
Mungkin Anda pernah mendengar mitos bahwa menelan air mani akan membuat Anda cepat gemuk karena air mani mengandung kalori. 
 
Kalori memang menjadi salah satu kandungan air mani, namun menelan air mani tidak lantas menyebabkan berat badan bertambah. 
 
Dalam sekali ejakulasi, hanya ada sekitar lima kalori dalam air mani pria. Jumlah kalori ini setara dengan makan satu buah stroberi segar.
 
4. Kekentalan air mani pria selalu berubah
Anda tidak perlu khawatir jika setiap hari kekentalan atau konsistensi air mani berubah-ubah, karena hal ini sangat wajar. Kadang air mani bisa sangat pekat menyerupai gel, tapi bisa juga berwujud cair. 
 
Ada berbagai faktor yang memengaruhi konsistensi air mani, salah satunya kadar air dalam tubuh. Semakin banyak mengonsumsi cairan, maka dapat menyebabkan sifat air mani menjadi encer.

ilusrasi, seorang pria sedang berolahraga.
5. Rasa air mani tidak dipengaruhi makanan yang dikonsumsi
Memiliki kandungan fruktosa yang cukup tinggi, air mani pria yang sehat akan cenderung terasa sedikit manis. 
 
Namun jika Anda adalah perokok berat, air mani Anda kemungkinan akan terasa berbeda. Hal ini disebabkan racun yang dihasilkan rokok seperti nikotin, tar, dan karbon monoksida. 
 
Didasari oleh hal ini, banyak orang yang percaya bahwa makanan atau minuman yang Anda konsumsi bisa memengaruhi rasa air mani. Misalnya jika Anda makan banyak buah-buahan seperti semangka, kiwi, atau nanas, maka air mani juga akan terasa lebih segar. 
Akan tetapi, hal ini masih menjadi sebatas mitos. Hingga kini belum ada bukti ilmiah yang mendukung dugaan tersebut.
 
6. Alergi air mani sangat jarang terjadi
Biasanya seseorang menyatakan bahwa dirinya alergi terhadap air mani untuk menghindari permintaan menelan air mani dari pasangannya. 

ilustrasi seorang pria
Kemungkinan alergi terhadap air mani pria memang ada, tetapi kejadian ini sangat jarang ditemui. Para ahli menyatakan bahwa kasus wanita yang alergi terhadap air mani hanya berkisar pada satu sampai lima persen saja. 
 
Alergi air mani juga bisa langsung terlihat efeknya, seperti kulit atau bagian tubuh yang bersentuhan dengan air mani akan jadi gatal, kemerahan, dan membengkak.
 
7. Air mani pria bisa menularkan penyakit
Meskipun air mani pria mengandung berbagai nutrisi baik, cairan semen ini juga bisa menularkan berbagai penyakit kelamin, seperti sifilis, gonore, klamidia, herpes, dan HIV. 
 
Maka dari itu, untuk menghindari risiko penularan penyakit menular seksual Anda selalu disarankan untuk melakukan aktivitas seks sehat, seperti menggunakan kondom dan menghindari bergonta-ganti pasangan.
like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK
Tulisan Lainnya