WHO Kian Khawatir dengan Rokok Elektrik

Para pejabat kesehatan dunia yang tergabung dalam World Health Organization (WHO) semakin khawatir akan risiko kematian dan kesehatan yang ditimbulkan dari penggunaan rokok elektrik atau vaping.
WHO Kian Khawatir dengan Rokok Elektrik
Foto : Settinel assam

Washington, Nusantaratv.com - Para pejabat kesehatan dunia yang tergabung dalam World Health Organization (WHO) semakin khawatir akan risiko kematian dan kesehatan yang ditimbulkan dari penggunaan rokok elektrik atau vaping.

Beberapa kejadian yang belakangan timbul akibat vaping hingga memakana korban dirasa harus segera ditindak.

Teranyar, kematian seorang pemuda di Belgia dan berbagai laporan tentang penyakit yang disebabkan vaping di Filipina dan sejumlah negara lain memicu seruan supaya diambil tindakan.

Juru bicara WHO, Christian Lindmeier mengatakan bahwa WHO sangat cemas tentang peralatan vaping atau rokok elektrik yang terus dipasarkan sebagai produk yang sehat dan bisa melepaskan ketergantungan pada rokok dan nikotin biasa. Lantaran, klaim kesehatan yang diajukan oleh para pembuat rokok elektrik itu tidak ada buktinya.

“Klaim bahwa e-cigarette ini lebih aman dibanding rokok biasa, tidak berarti bahwa bahwa rokok elektrik itu tidak berbahaya. Perangkat vaping itu menghasilkan gas aerosol yang mengandung berbagai racun yang bisa mengakibatkan sejumlah perubahan pathologis pada penggunanya. Gas ini juga merupakan risiko bagi orang-orang yang tidak merokok, pada anak-anak, dan perempuan hamil," kata Lindmeier.

Vaping adalah industri yang sangat menguntungkan, karena jumpah penggunaannya naik dari tujuh juta orang pada 2011, menjadi 41 juta orang tahun lalu.

Keuntungan pembuatnya naik hampir tiga kali lipat, dari 6,9 miliar dollar lima tahun lalu menjadi lebih dari 19 miliar dollar tahun ini. Karena itu, usaha mencegah industri rokok untuk mengurangi penjualan rokok elektrik akan sangat sulit.(Cal)



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0