Trump Akan Bahas Investasi Saat Bertemu Sejumlah Pemimpin Negara Minggu Depan

Presiden AS Donald Trump akan membahas mengenai investasi dan mempromosikan perdagangan saat bertemu dengan para pemimpin India dan Australia di berbagai acara di Texas dan Ohio minggu depan.
Trump Akan Bahas Investasi Saat Bertemu Sejumlah Pemimpin Negara Minggu Depan
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (usatoday)

Washington DC, Nusantaratv.com - Presiden AS Donald Trump akan membahas mengenai investasi dan mempromosikan perdagangan saat bertemu dengan para pemimpin India dan Australia di berbagai acara di Texas dan Ohio minggu depan. 

Melansir Reuters, Gedung Putih mengatakan bahwa Trump akan melakukan perjalanan ke Houston, Texas, pada 22 September untuk berpartisipasi dalam sebuah acara dengan Perdana Menteri Narendra Modi dari India dan membahas cara-cara untuk memperdalam hubungan energi dan perdagangan mereka.

Trump kemudian akan melakukan perjalanan ke Wapakoneta, Ohio, di mana ia akan bergabung dengan Perdana Menteri Australia Scott Morrison untuk tur ke fasilitas manufaktur baru milik Australia.

 Trump menjadi tuan rumah bagi Morrison untuk jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih minggu ini, yang merupakan pertemuan resmi kedua Trump sejak menjabat. 

Baca Juga : Harga Minyak Mentah Global Melonjak Akibat Kilang Minyak Arab Saudi Diserang

 Pada bulan Juni, Amerika Serikat mengakhiri perlakuan perdagangan preferensial untuk India, menghapusnya dari program Generalized System of Preferences yang memungkinkan masuknya bebas pajak hingga $ 5,6 miliar nilai ekspor tahunannya ke Amerika Serikat.

 Perunding perdagangan AS dan India mengakhiri pembicaraan pada Juli tanpa membuat kemajuan besar pada serangkaian sengketa tarif dan tindakan proteksionis lainnya yang dipaksakan oleh kedua belah pihak yang memperketat hubungan bilateral. 

Kedua belah pihak telah memulai kembali pembicaraan perdagangan setelah Trump dan Modi bertemu di sela-sela KTT G20 pada bulan Juni dan sepakat untuk berusaha memperdalam hubungan kedua negara. 


Sumber : Reuters 
Terjemahan : (NTV /Cal)