Mahasiswa di Prancis Membakar Diri dan Salahkan Presiden Macron

Seorang mahasiswa berusia 22 tahun di Prancis berada dalam kondisi kritis usai aksinya membakar dirinya sendiri
Mahasiswa di Prancis Membakar Diri dan Salahkan Presiden Macron
Ilustrasi (liputan6)

Paris,  Nusantaratv.com - Seorang mahasiswa berusia 22 tahun di Prancis berada dalam kondisi kritis usai aksinya membakar dirinya sendiri yang menghebohkan Prancis. 

 Sebelum membakar diri, ia sempat mem-posting di Facebook tentang kesulitan keuangannya hanya beberapa jam sebelum bakar diri di depan sebuah restoran universitas di Lyon.

Pria yang sedang belajar di Universitas Lyon 2 itu, menulis di Facebook bahwa ia tidak lagi memiliki kekuatan untuk menghadapi beban keuangan hidup dengan €450 (sekira Rp7 juta) sebulan. 

Dia menyalahkan Presiden Emmanuel Macron, dua pendahulunya, pemimpin sayap kanan Marine Le Pen serta Uni Eropa atas kesulitan yang dia hadapi dan menyebut mereka telah "membunuhnya".

"Mari kita berjuang melawan bangkitnya fasisme, yang hanya memecah belah kita ... dan liberalisme yang menciptakan ketidaksetaraan," tulisnya sebagaimana dilansir BBC, Minggu (10/11/2019).

"Saya menuduh Macron, (François) Hollande, (Nicolas) Sarkozy dan Uni Eropa membunuh saya, menciptakan ketidakpastian tentang masa depan semua, dan saya juga menuduh Le Pen dan editor (media) menciptakan ketakutan," tambahnya.(Cal) 



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0