Formasi 50 CPNS di Kementerian ESDM, Berikut Persyaratannya

Kementerian ESDM Terima 50 CPNS, Perhatikan Syarat-Syaratnya
Formasi 50 CPNS di Kementerian ESDM, Berikut Persyaratannya
Kepala Bagian Perencanaan Pengembangan, Biro Sumber Daya Manusia Kementerian ESDM Nur Widyasari/ ESDM

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali membuka pedaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah diumumkan pada Senin, 11 November 2019. Berdasarkan surat pengumuman Seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Nomor. 0026.Pm/72/SJN.M/2019 disebutkan Kementerian ESDM membuka sebanyak 50 Formasi untuk CPNS 2019.

Adapun 50 formasi tersebut terdiri dari 20 jabatan yang akan ditempatkan di unit penempatan kerja, dengan kebutuhan Kementerian ESDM sebanyak 43 formasi umum, 5 formasi Cumlaude, 1 formasi disabilitas dan 1 formasi putra-putri Papua dan Papua Barat.

"Sesuai arahan Presiden, kita harus menjadi organisasi yang ramping, sehingga prioritas kita tahun ini adalah 50 CPNS untuk jabatan-jabatan yang mendukung program Nawacita di Indonesia dan merupakan core bisnisnya Kementerian ESDM," ujar Kepala Bagian Perencanaan Pengembangan, Biro Sumber Daya Manusia Kementerian ESDM Nur Widyasari di Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Baca Juga: Mau Jadi PNS? Berikut Contoh Surat Lamaran Yang Dibeberkan Instansi Pemerintah

Selanjutnya Nur menuturkan bahwa para pelamar CPNS Kementerian ESDM harus memperhatikan laman resmi Kementerian ESDM dan benar-benar memperhatikan semua detil yang dipersyaratkan. 

"Kalau untuk syarat-syaratnya, teman-teman bisa buka di website di melalui laman https://cpns.esdm.go.id/, disitu lengkap, mulai dari uraian jabatannya, jenjang karir sampai dengan penempatannya sehingga memudahkan teman-teman untuk melihat, jabatan apa sih yang dibuka di Kementerian ESDM," kata Nur.

Khusus untuk nilai TOEFL, Nur menambahkan, syarat untuk tahun ini lebih fleksibel dibanding tahun sebelumnya. "Berbagai sertifikat kemampuan bahasa Inggris bisa digunakan, TOEFL atau TOEIC dari Lembaga Bahasa resmi, tetapi bukan surat kelulusan belajar Bahasa ya," ungkap Nur.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0