Berikut Ini Prioritas Pembangunan Sektor ESDM 5 Tahun Ke Depan

Ini Prioritas Pembangunan Sektor ESDM Lima Tahun Ke Depan
Berikut Ini Prioritas Pembangunan Sektor ESDM 5 Tahun Ke Depan
Ilustrasi Kantor Kementerian ESDM/ Akurat.co

Bogor, Nusantaratv.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyampaikan langkah strategis Kementerian ESDM dalam menjawab tantangan yang dihadapi sektor ESDM ke depan. Upaya tersebut akan segera diselesaikan secara Cepat, Cermat dan Profesional (CCP) selama lima tahun ke depan.

Prioritas utama yang disoroti oleh Arifin adalah kebutuhan tenaga listrik. Ia berjanji akan menuntaskan program 35.000 Mega Watt (MW) pada akhir tahun 2023 atau awal tahun 2024. "Dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun ke depan, program 35 ribu MW akan terselesaikan," ujar Menteri ESDM di Sentul International Convention Center, Bogor, Rabu (13/11/2019).

Meningkatnya kebutuhan listrik Arifin, ungkap Arifin, akan diisi dengan mendorong pemanfaatan sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) yang diperkirakan memiliki potensi 400 Giga Watt (GW).

Baca Juga: Menteri ESDM: Energi Harus Sokong Pertumbuhan Industri Daerah

"Kita prioritaskan untuk memanfaatkan sumber-sumber EBT. Apalagi Indonesia sangat banyak memiliki sumber, ini kalau hitung berdasarkan datanya bisa mencapai 400 GW," kata Menteri ESDM.

Perhatiaan besar Menteri ESDM terhadap EBT lantaran EBT mampu menghasilkan energi bersih yang ramah lingkungan. Sehingga tidak tergantung lagi pada energi fosil dan EBT menghasilkan emisi yang bersih yang akan mendukung kesehatan penduduk indonesia.

Salah satu yang akan didorong dalam pengembangan EBT ini adalah biodiesel. Arifin mengungkapkan, pemanfaatan biodiesel juga bermanfaat memberi dampak perekonomian besar bagi pengusaha perkebunan kelapa sawit kecil, disamping sebagai energi bahan bakar rendah emisi.

Sementara itu, upaya lain yang jadi fokus Menteri ESDM adalah pembangunan transmisi listrik dan gas. Kementerian ESDM akan segera menyelesaikan pembangunan transmisi listrik dan gas di Sumatera dan Kalimantan.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0