Menelusuri Food Estate di Kalteng Sebagai Lumbung Pangan

Food Estate di Kalteng Menjadi Lumbung Pangan Potensial di Luar Pulau Jawa
Rayza Nirwan - Ekonomi,Kamis, 30-07-2020 19:41 WIB
Menelusuri Food Estate di Kalteng Sebagai Lumbung Pangan
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono/ PUPR

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah saat ini tengah mengembangkan program Food Estate di Provinsi Kalimantan Tengah. Pembangunan pusat pengembangan tanaman pangan ini diharapkan menjadi lumbung pangan baru di luar Pulau Jawa dan menjadi salah satu Program Strategis Nasional (PSN) 2020-2024.

Sebagai tahapan awal Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan mulai memperbaiki jaringan irigasi pada lahan potensial seluas 165.000 hektare (ha).

Baca Juga: Percepatan Pembangunan Food Estate

Adapun lahan tersebut merupakan kawasan aluvial, bukan gambut, pada lahan Eks-Pengembangan Lahan Gambut (PLG) yang berada di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas. Rehabilitasi jaringan irigasi ini akan dikerjakan secara bertahap mulai tahun ini hingga 2022.

Pembangunan food estate tersebut juga sebagai tindak lanjut dari sinyalemen Organisasi Pangan Dunia (FAO) yang memprediksi akan terjadinya krisis pangan.

Kehadiran food estate ini diharapkan menjadi cadangan strategis pangan dalam negeri apabila terjadi krisis dan dapat mensuplai bahan pangan baik berupa padi, singkong, jagung, atau cabai.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0