Masuk 10 Destinasi Wisata Prioritas, Pemerintah Terus Kembangkan Bandara Matahora Wakatobi

Menhub Budi Karya Menjelaskan Akan Memperpanjang Runway Bandara Matahora Menjadi 2200 Meter x 45 Meter.
Adiantoro - Ekonomi,Sabtu, 29-02-2020 15:37 WIB
Masuk 10 Destinasi Wisata Prioritas, Pemerintah Terus Kembangkan Bandara Matahora Wakatobi
Menhub Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Matahora, Wakatobi dalam kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara, Sabtu (29/2/2020). (Dok. Humas Kemenhub)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan terus mengembangkan Bandara Matahora di Wakatobi, Sulawesi Tenggara untuk mendukung sektor pariwisata di daerah yang menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas yang saat ini tengah dikembangkan.

"Presiden sudah mencanangkan 5 Bali Baru, sekarang ini ada 5 Bali Baru yang lainnya yang juga tengah dikembangkan, salah satunya adalah Wakatobi. Oleh karenanya pengembangan Bandara akan kita lakukan pada 2021," ujar Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau Bandara Matahora, Wakatobi dalam kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara, dilansir dari laman setkab.go.id, Sabtu (28/2/2020).

Dia mengungkapkan kondisi Bandara Matohara saat ini sudah relatif baik, namun ke depannya tetap perlu dikembangkan untuk mendukung pariwisata di Wakatobi yang terkenal akan keindahan alam bawah lautnya.

"Perlu dikembangkan baik dari infrastrukturnya maupun kuantitas penerbangannya, serta penambahan konektivitas ke beberapa tempat baik itu ke Makassar ataupun ke Bali untuk mendukung pariwisata di Wakatobi," lanjutnya. 

Lebih lanjut, Menhub Budi Karya menjelaskan akan memperpanjang runway Bandara Matahora menjadi 2200 Meter x 45 Meter, sehingga bisa didarati pesawat yang lebih besar dari jenis ATR-72, seperti Boeing 737.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Insentif Bagi Wisatawan Mancanegara dan Domestik

Sebagai informasi Bandara Matahora saat ini memiliki runway 2000 x 45 M2, luas terminal 1500 M2, Taxiway 107 x 23 M2 dan Apron 110 x 85 M2. Pada 2020 ini, akan dilakukan pengembangan pembangunan di antaranya pembuatan Runway End Safety Area (RESA), pemasangan pagar batas lahan bandara, pelebaran dan pelapisan Acces Road Unit kerja Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP PK) dan pembuatan gedung kargo. Dengan penerbangan 1x per hari dengan rute ke Kendari PP. 

Sedangkan untuk 2021, akan dilakukan sejumlah pembangunan, yakni perpanjangan runway 250 x 45 M2, penyiapan lahan pada daerah perpanjangan runway, pelebaran apron menjadi 150 x 85 M2 termasuk marking dan pembuatan jalan akses gedung kargo. 

Dalam kesempatan tersebut, Menhub Budi Karya juga mendapat masukan dari Bupati Wakatobi untuk mengembangkan Pelabuhan Wanci yang ada di Wakatobi, baik dari infrastrukturnya maupun kapal-kapalnya.

Terkait hal itu, menteri kelahiran Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) itu, menyebut Kemenhub akan mengkaji kemungkinan tersebut. Dia juga meminta kepada Unit Pelaksana Tugas (UPT) Kemenhub yang ada di Wakatobi untuk meninventarisasi apa kebutuhan pembangunan infrasturktur yang ada, untuk bisa dikerjakan di 2021 dalam rangka mendukung pariwisata di Wakatobi. 
 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0