33% Kegiatan Konstruksi Pembangunan Infrastruktur pada 5 KSPN Telah Berjalan

Guna Mendukung Produktivitas di Sektor Pariwisata, 33% Kegiatan Konstruksi Pembangunan Infrastruktur pada 5 KSPN Sudah Berjalan
Rayza Nirwan - Ekonomi,Jumat, 29-05-2020 10:03 WIB
33% Kegiatan Konstruksi Pembangunan Infrastruktur pada 5 KSPN Telah Berjalan
Taman Kuta Mandalika/ PUPR

Jakarta, Nusantaratv.com - Guna mendukung produktivitas di sektor pariwisata pada tatanan normal baru atau new normal di tengah Pandemi COVID-19 Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus menyelesaikan pekerjaan infrastruktur di 5 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas. yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo dan Manado-Likupang.

"Dalam tatanan normal baru untuk hidup berdamai dengan Pandemi COVID-19, Pemerintah meyakini bahwa sektor ekonomi utama yang dapat rebound dengan cepat adalah sektor pariwisata. Untuk itu, tidak ada kegiatan pembangunan infrastruktur pada 5 KSPN yang dihentikan," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8,82 triliun untuk pembangunan infrastruktur di 5 KSPN Prioritas tersebut yang dilaksanakan sejak 2019 hingga 2021. Rinciannya, TA 2019 sebesar Rp 1,67 triliun, TA 2020 sebesar Rp 4,19 triliun dan TA 2021 sebesar Rp 2,96 triliun. TA 2021 merupakan paket lanjutan Multi Years Contract (MYC) karena rekomposisi MYC dan perubahan dari Single Year Contract (SYC) ke MYC.

Baca Juga: Menparekraf Terus Fokus Kembangkan Pariwisata Danau Toba untuk Masyarakat

Untuk tahun 2020 anggaran sebesar Rp 4,19 triliun dialokasikan untuk 190 kegiatan, yaitu Danau Toba 70 kegiatan senilai Rp 1,38 triliun, Borobudur 32 kegiatan senilai Rp 1 triliun, Mandalika 21 kegiatan senilai Rp 600 miliar, Labuan Bajo 42 kegiatan senilai Rp 870 miliar dan Manado - Likupang 25 kegiatan senilai Rp 320 miliar.

Sedangkan 33% dari 190 kegiatan sudah dimulai konstruksi fisiknya setara dengan Rp 1,47 triliun. Sementara kegiatan swakelola berjalan mencapai 19% senilai Rp 1,32 triliun untuk pembebasan lahan dan rumah swadaya. Sedangkan proses lelang berjalan mencapai 48% senilai Rp 1,39 triliun.

Infrastruktur KSPN yang dibangun Kementerian PUPR mencakup konektivitas seperti penanganan jalan dan jembatan, bidang sumber daya air seperti pembangunan tampungan air dan infrastruktur pengendali banjir, bidang permukiman diantaranya penataan kawasan dan peningkatan kapasitas tempat pembuangan sampah, dan bidang perumahan meliputi pembangunan sarana hunian pendukung Kawasan Pariwisata.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0