Subsidi Upah Belum Diterima Juga? Lakukan Langkah Ini

Silakan kunjungi laman resmi Kemnaker di www.kemnaker.go.id.
Supriyanto - Ekonomi,Kamis, 01-10-2020 19:53 WIB
Subsidi Upah Belum Diterima Juga? Lakukan Langkah Ini
Menteri Keuangan Sri Mulyani./monitor.co.id

Nusantaratv.com - Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang masih berlangsung, Pemerintah Indonesia telah menggelontorkan sejumlah program bantuan yang diperuntukkan bagi masyarakat.

Beberapa bantuan yang tengah berjalan antara antara lain bantuan langsung tunai (BLT) bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), program Kartu Prakerja, hingga bantuan subsidi upah (BSU) bagi para pekerja swasta dan pegawai honorer non-ASN dengan gaji di bawah Rp 5 juta.

Pemerintah melalui Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah juga telah menyalurkan bantuan berupa subsidi gaji/upah kepada 10.180.341 penerima atau sebesar 87,35 persen dari total penerimaan di tahap I-IV atau sebanyak 11,6 juta orang.

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) per 28 September 2020, penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) tahap I telah mencapai 2.484.429 penerima (99,38 persen); tahap II mencapai 2.981.602 penerima (99,39 persen); tahap III mencapai 3.476.123 penerima (99,32 persen); dan tahap IV mencapai 1.238.187 penerima (46,65 persen).

Baca Juga: Kalbe Farma Keluarkan Obat Covid-19, Harganya Selangit!

”Penyaluran bantuan subsidi gaji/upah bagi para pekerja ini berjalan dengan baik. Namun begitu, masih ada sejumlah catatan kendala dalam penyaluran subsidi gaji/upah,” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, di Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Menurut Ida, beberapa catatan yang terkait dengan kendala penyaluran subsidi gaji/upah diantaranya adanya duplikasi rekening, rekening sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid, dan rekening yang dibekukan. Selain itu, kendala lainnya adanya rekening yang tidak sesuai dengan NIK dan rekening tidak terdaftar. 

”Untuk itu, bagi pekerja yang sesuai kriteria penerima subsidi namun hingga saat ini belum mendapatkan subsidi gaji/upah, kami imbau agar berkomunikasi dengan pemberi kerja, khususnya terkait data rekening para pekerja, guna memastikan tidak ada kesalahan dalam pelaporan rekening bank ke BPJS Ketenagakerjaan,” kata Ida.

Menurutnya, BSU adalah salah satu upaya mendukung pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19. ”Oleh karenanya, Kami berharap pekerja/buruh yang mendapatkan subsidi gaji ini digunakan untuk membeli kebutuhan pokok, khususnya produk UMKM kita,” ujarnya.

Untuk yang hingga kini belum menerima bantuan subsidi gaji, berikut ini cara mengecek terdaftar atau tidak sebagai penerima bantuan subsidi gaji dari pemerintah. Silakan kunjungi laman resmi Kemnaker di www.kemnaker.go.id. Klik tombol “Daftar” di bagian kanan atas website. Kemudian lengkapi pendafataran untuk membuat akun dengan mengisikan NIK, dan nama salah satu orangtua.

Klik “Daftar Sekarang.” Jika selesai, maka Kemnaker akan mengirimkan kode OTP lewat SMS melalui nomor handphone yang didaftarkan. Lanjutkan aktivasi akun dengan menggunakan kode OTP. Kemudian kembali ke laman www.kemnaker.go.id dan klik “masuk atau login.” 

Isi kolom formulir dalam website yang terbagi dalam tujuh tahapan. Pastikan semua kolom diisi dengan data yang lengkap dan benar mulai dari foto profil, status pernikahan, jenjang pendidikan, pekerjaan, dan lainnya.

Setelah berhasil, maka akan muncul status pemberitahuan di dashboard apakah masuk dalam daftar penerima bantuan subsidi upah. Jika terdaftar, namun belum menerima subsidi gaji silakan klik tombol “kirim aduan”. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0