Sinergi Pusat dan Daerah Kian Diperkuat untuk Kartu Prakerja

Sukseskan Kartu Prakerja, Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Kian Diperkuat
Rayza Nirwan - Ekonomi,Senin, 07-09-2020 07:40 WIB
Sinergi Pusat dan Daerah Kian Diperkuat untuk Kartu Prakerja
Kartu prakerja/ Istimewa

Jakarta, Nusantaratv.com - Program Kartu Prakerja merupakan program yang bertujuan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembekalan kompetensi kerja atau kewirausahaan, peningkatan kompetensi kerja atau kewirausahaan dan alih kompetensi kerja bagi tenaga kerja di Indonesia.

Namun, dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19, berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 4 Tahun 2020, dilakukan refocusing Program Kartu Prakerja menjadi program semi bantuan sosial (Bansos). Pasalnya, banyak pekerja yang terkena PHK ataupun dirumahkan.

"Dengan demikian, Program Kartu Prakerja juga berfungsi sebagai jaring pengaman sosial lewat insentif yang diperbesar jumlahnya agar dapat membantu meringankan biaya hidup masyarakat yang terdampak," kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Tidak Usah Panik, Ini Pencairan BLT Tahap ke-2, Buka Aplikasi BPJSTK

Pemerintah juga telah melakukan perbaikan tata kelola program yang dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 76 Tahun 2020 sebagai penyempurnaan ketentuan yang sebelumnya diatur dalam Perpres No. 36 Tahun 2020. Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) No. 11 Tahun 2020 menjadi aturan pelaksanaan Perpres tersebut.

"Perubahan ini menjaga tata kelola, jadi secara akuntabilitas bisa dipertanggungjawabkan bersama-sama," jelas Susiwijono.

Sejak dimulai pada 11 April 2020, pendaftaran Program Kartu Prakerja mendapatkan respon yang positif dari masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang sangat tinggi untuk mengikuti program ini.

Pendaftaran Kartu Prakerja di situs resmi www.prakerja.go.id sampai saat ini telah mencapai 15,9 juta orang pendaftar. Dari 6 gelombang pendaftaran, telah ditetapkan sebanyak 3 juta orang penerima Kartu Prakerja dari 34 provinsi se-Indonesia. Sebanyak 849.921 orang telah menyelesaikan pelatihan pertamanya dan 610.563 orang telah menerima insentif.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0