Program Daerah Macet, Mendagri Sebut Dana APBD Parkir di Bank

Otomatis kegiatan APBD di daerah yang didepositokan itu programnya tidak didikte pemerintah, tetapi didikte pengusaha yang...
Raymond - Ekonomi,Kamis, 22-10-2020 17:20 WIB
Program Daerah Macet, Mendagri Sebut Dana APBD Parkir di Bank
Tito Karnavian

Nusantaratv.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan alasan mengapa program masyarakat tersendat. Hal ini menurutnya terjadi karena adanya simpanan deposito milik Pemprov hingga kabupaten  di dalam bank.

Mantan Kapolri ini menyebut, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tak sedikit yang diparkir di bank dengan harapan mendapatkan bunga yang nantinya akan digunakan untuk sejumlah program daerah.

"Otomatis kegiatan APBD di daerah yang didepositokan itu programnya tidak didikte pemerintah, tetapi didikte pengusaha yang mendapatkan kredit itu tidak sinkron dengan program pemerintah pusat," ujarnya, dalam rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi tahun 2020, hari ini.

Dengan demikian, ia juga beraharap agar kiranya pemerintah daerah tidak mencari aman dengan menempatkan dana di bank. Dana pemerintah daerah diharapkan betul-betul diterapkan dalam program daerah untuk pemulihan ekonomi sehingga bisa menjaga tingkat inflasi lebih rendah.

"Dalam waktu kurang dua bulan ini, kami Kemendagri akan lakukan evaluasi mingguan, mana daerah dengan belanja rendah. Kalau susah didorong nanti, inspektorat jenderal Kemendagri akan minta turun cek ke mana ini dan kenapa tidak turun," pungkasnya.

Adapun secara rinci, dana APBD sejumlah provinsi yang ditempatkan bank adalah senilai Rp76,78 triliun, sedangkan dana kabupaten/kota senilai Rp167,13 triliun.

Diketahui, simpanan pada September 2020 berada di bank yang berlokasi di Jawa Timur dengan nilai mencapai Rp27,26 triliun. Sedangkan yang paling terendah berada pada bank yang berlokasi di Gorontalo dengan nilai Rp1,34 triliun.

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0